Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Pawerful Voices Hadir, Podcast Kesejahteraan Hewan Angkat Sains, Budaya dan Aksi Nyata
Oleh : Redaksi
Sabtu | 06-06-2026 | 11:48 WIB
060606_Pawerful-Voices-Podcast.jpg Honda-Batam
Pawerful Voices, tayang setiap dua pekan sekali, setiap Minggu pukul 13.00 WIB melalui kanal YouTube Pawerful Voices dan Makna Talks. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Platform kreatif Makna Talks meluncurkan program terbaru bertajuk Pawerful Voices, sebuah podcast yang berfokus pada isu kesejahteraan hewan dengan pendekatan yang memadukan sains, budaya populer, dan kisah nyata. Program ini hadir sebagai upaya memperluas ruang diskusi mengenai kesejahteraan hewan yang dinilai masih jarang dibahas secara mendalam di ruang publik.

Melalui Pawerful Voices, Makna Talks ingin mendorong masyarakat tidak hanya memahami isu kesejahteraan hewan, tetapi juga mengambil langkah nyata untuk berkontribusi. Program ini dijadwalkan tayang setiap dua pekan sekali, setiap Minggu pukul 13.00 WIB melalui kanal YouTube Pawerful Voices dan Makna Talks.

Dalam keterangan resminya, Pawerful Voices dibangun di atas tiga pilar utama, yakni mengubah empati terhadap hewan menjadi tindakan nyata, menjembatani dunia sains, kepedulian, dan budaya, serta menjadikan isu kesejahteraan hewan lebih dekat dengan masyarakat melalui pendekatan storytelling, referensi budaya populer, dan wawasan praktis.

Program ini dipandu oleh tiga sosok dengan latar belakang berbeda yang saling melengkapi. Penyanyi, penulis lagu, dan aktris Sherina Munaf hadir membawa perspektif storytelling dan pengalaman pribadinya sebagai penyayang hewan. Ia diketahui merawat sejumlah hewan hasil penyelamatan, termasuk kucing dan kelinci.

Selain Sherina, terdapat Indira yang berperan sebagai creative director sekaligus penggagas identitas konseptual program. Indira dikenal aktif membangun komunitas kesejahteraan hewan di Indonesia dan pernah menginisiasi kampanye kemanusiaan yang berhasil menggalang lebih dari Rp 500 juta untuk membantu hewan-hewan terlantar yang terdampak bencana di wilayah Sumatera dan Aceh.

Sementara itu, Nadira atau yang dikenal sebagai Doknut menjadi pilar ilmiah dalam setiap pembahasan. Sebagai dokter hewan, ia menghadirkan penjelasan berbasis ilmu pengetahuan agar isu kesehatan dan kesejahteraan hewan dapat dipahami secara lebih mudah oleh masyarakat. Kehadirannya juga memastikan setiap diskusi tidak hanya berangkat dari empati, tetapi didukung informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurut penyelenggara, kolaborasi ketiga host tersebut berawal dari pengalaman bersama dalam sebuah misi penyelamatan kucing. Momen tersebut kemudian menjadi titik awal terbentuknya visi bersama untuk memperluas edukasi dan advokasi kesejahteraan hewan melalui media digital.

Dengan hadirnya Pawerful Voices, Makna Talks berharap isu kesejahteraan hewan dapat menjadi bagian dari percakapan sehari-hari masyarakat, sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran dan aksi nyata untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi hewan di Indonesia.

Editor: Gokli