Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Hari Ini, Jemaah Haji Indonesia Mulai Bergerak Menuju Arafah
Oleh : Saibansah
Senin | 25-05-2026 | 16:28 WIB
Jamaah-Haji-Menuju-Arafah.jpg Honda-Batam
Menhaj Gus Irfan saat meninjau pemberangkatan jemaah haji Indonesia menuju Arafah di Hotel Luluat Al Bait Makkah, Senin (25/5/2026). (Foto: MCH PPIH Arab Saudi 2026)

BATAMTDOAY.COM, Makkah - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mengingatkan seluruh jemaah haji Indonesia untuk mematuhi ketentuan ihram seiring dimulainya proses pemberangkatan jemaah menuju Arafah secara bertahap pada Senin (25/5/2026).

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI, Maria Assegaf, mengatakan pergerakan jemaah menuju Arafah pada 8 Zulhijah 1447 Hijriah atau Senin (25/5/2026), telah dimulai sejak pagi hari dan dibagi dalam tiga tahap keberangkatan.

Menurut Maria, jadwal keberangkatan ditetapkan pada pukul 07.00, 11.30, dan 16.30 waktu Arab Saudi. Seluruh jemaah diminta mengikuti jadwal yang telah ditentukan dan tidak melakukan perjalanan secara mandiri di luar rombongan.

Ia menegaskan pentingnya jemaah tetap bersama kelompok masing-masing selama perjalanan menuju Arafah. Jemaah juga diminta mengikuti arahan petugas kloter dan pembimbing ibadah agar proses pergerakan berjalan tertib dan lancar.

Selain mengatur pergerakan jemaah, Kementerian Haji dan Umrah kembali mengingatkan sejumlah larangan yang berlaku selama ihram.

Bagi jemaah laki-laki, larangan mencakup penggunaan pakaian berjahit yang membentuk lekuk tubuh, menutup kepala dengan penutup yang melekat seperti peci atau sorban, serta memakai alas kaki yang menutupi mata kaki dan tumit.

Sementara itu, jemaah perempuan diingatkan agar tidak menutup wajah dengan cadar maupun mengenakan sarung tangan selama masih dalam keadaan ihram.

Maria juga menegaskan bahwa seluruh jemaah dilarang memotong kuku, mencabut rambut atau bulu badan, menggunakan wewangian setelah berniat ihram, berburu atau membunuh hewan, menikah atau menikahkan, serta melakukan hubungan suami istri selama masa ihram berlangsung.

Selain itu, jemaah diminta menjaga sikap dan ucapan selama menjalankan rangkaian puncak ibadah haji. Menurut Maria, pertengkaran maupun perkataan yang tidak baik perlu dihindari agar kekhusyukan ibadah tetap terjaga.

Editor: Dardani