Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Hadiri Pelepasan UBA Jacket Proyek Tangguh UCC PTSaipem Indonesia, Iskandarsyah: Bukti Karimun Masuk Level Dunia
Oleh : Freddy
Jumat | 08-05-2026 | 20:48 WIB
pelapasan_tangguh_karimun.jpg Honda-Batam
Acara pelepasan atau sail away Tangguh UCC Offshore Project: UBA Jacket T Saipem Indonesia Karimun Yard (SIKY), Jumat (8/5/2026)

BATAMTODAY. COM, Karimun-PT Saipem Indonesia Karimun Yard (SIKY) resmi melepas struktur raksasa UBA Jacket Proyek Tangguh UCC dalam agenda seremoni di kawasan operasional miliknya di Desa Pangke Barat, Kabupaten Karimun, Jumat (8/5/2026).

Pelepasan struktur baja masif ini menandai kesiapan tahap instalasi lepas pantai (offshore) guna memperkuat ketahanan energi Indonesia.

Acara pelepasan atau sail away Tangguh UCC Offshore Project: UBA Jacket tersebut, dihadiri Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah.

Sejumlah pejabat juga terlihat hadir antara lain Kepala Staf Khusus Urusan Maritim (Susmas), Kementerian ESDM, Kolonel Laut Erwin Christiyadi Gora, Deputi Eksploitasi SKK Migas Ir Surya Widyantoro, S.T., M.T.

Kemudian Regional President Asia Pacific G&LCE Kathy Wu dan Managing Director PT Saipem Indonesia Pierangelo Abela, serta dan Undani  dari Bea Cukai Kanwil Sorong.

?Dalam sambutannya, Bupati Karimun Iskandarsyah menyampaikan rasabangga yang luar biasa atas tuntasnya pengerjaan struktur UBA Jacket ini.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan proyek ini merupakan bukti nyata bahwa kualitas tenaga kerja dan fasilitas industri di Karimun telah memenuhi standar internasional yang ketat.

"Hari ini kita menyaksikan bukti bahwa Karimun sudah menjadi kelas dunia, Project Tangguh UCC ini bukan sekadar konstruksi, melainkan simbol kepercayaan global terhadap daerah kita," ujar Bupati Karimun.

?Iskandarsyah menegaskan, bahwa keterlibatan Karimun dalam proyek berskala besar seperti ini, semakin memperkuat posisi Karimun sebagai pusat industri berat di wilayah Kepulauan Riau yang mampu bersaing secara global.

"Kita bangga karena proyek dengan standar internasional ini dikerjakan di sini. Ini membuktikan bahwa Karimun mampu mendunia melalui proyek-proyek strategis yang mendukung ketahanan energi nasional," pungkasnya.

Sedangkan Managing Director PT Saipem Indonesia Karimun Yard, Pierangelo Abela, menegaskan bahwa keberhasilan penyelesaian UBA Jacket ini bukan sekadar pencapaian teknis, melainkan bukti nyata disiplin kerja tim.

"Pelepasan UBA Jacket hari ini adalah simbol keberhasilan kolaborasi dan standar kerja kelas dunia yang kami terapkan di Karimun. Ini membuktikan bahwa fasilitas kami mampu menjawab tantangan proyek energi berskala internasional," ujar Abela.

Struktur UBA Jacket merupakan hasil fabrikasi presisi tinggi yang melibatkan ribuan jam kerja teknisi lokal dan ahli mancanegara di area yard SIKY.

Struktur ini dirancang untuk menopang fasilitas produksi di atas permukaan laut dengan daya tahan terhadap kondisi alam ekstrem.

Sementara Deputi Eksploitasi SKK Migas, Surya Widiantoro, menyoroti posisi strategis Kabupaten Karimun dalam peta industri migas tanah air.

Menurutnya, keberadaan PT Saipem telah menempatkan Karimun sebagai salah satu pusat fabrikasi offshore terbaik di kawasan Asia Tenggara.

"Kabupaten Karimun memiliki peran krusial dalam mendukung industri migas nasional. Kemampuan fabrikasi proyek berskala besar seperti UBA Jacket ini memperkuat posisi Indonesia dalam mengamankan target produksi energi nasional," ungkap Surya.

Kegiatan berlangsung di bawah pengamanan ketat untuk menjaga sterilitas area operasional. Seremoni mencapai puncaknya saat sirene panjang dibunyikan sebagai tanda dimulainya proses mobilisasi struktur dari bibir pantai menuju lokasi instalasi final.

Keberhasilan pengiriman UBA Jacket ini diharapkan menjadi katalisator bagi kelancaran Proyek Tangguh UCC secara keseluruhan, yang digadang-gadang akan meningkatkan suplai gas nasional secara signifikan.

?Peluncuran UBA Jacket ini merupakan bagian dari pengembangan proyek Tangguh UCC yang nantinya akan dikirimkan untuk mendukung operasional hulu migas di Papua Barat.

Keberhasilan sail away ini diharapkan dapat terus menarik investasi asing dan menciptakan lapangan kerja berkualitas bagi masyarakat lokal di Kabupaten Karimu.

Editor: Surya