Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Salip Kendaraan Berujung Maut, Pengendara Beat Tewas Ditabrak Fortuner di Jalan Nusantara Km 13 Tanjungpinang
Oleh : Devi Handiani
Jum\'at | 08-05-2026 | 19:08 WIB
0805_laka-maut-fotuner-pinang-02.jpg Honda-Batam
Korban tewas laka maut di Jalan Nusantara Km 13, Tanjungpinang. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Nusantara Km 13 arah Kijang, satu unit Toyota Fortuner hitam menabrak sepeda motor Honda Beat hingga pengendaranya meninggal dunia di lokasi kejadian, Jumat (8/6/2026).

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tanjungpinang, Ipda Marbun, membenarkan peristiwa nahas tersebut.

"Iya bang benar tepatnya di depan pangkas rambut SETIA. Kejadiannya sekitar pukul 08.20 WIB," jelas Ipda Marbun, Jumat (8/5/2026).

Kronologi bermula saat Toyota Fortuner BK 1271 OH yang dikemudikan C.T melaju dari arah Lanudal Tanjungpinang menuju Hotel Aston. Tepat sebelum pangkas rambut SETIA, sebuah mobil yang belum diketahui identitasnya tiba-tiba mendahului dari sisi kanan hingga keluar jalur.

Sialnya, dari arah berlawanan melintas Honda Beat hitam BP 3612 QM yang datang dari arah Hotel Aston menuju Lanudal Tanjungpinang. Benturan keras tak terhindarkan. Fortuner yang diduga menghindari mobil tersebut langsung menghantam pengendara Beat.

"Akibat peristiwa tersebut pengendara sepeda motor Honda Beat warna Hitam BP 3612 QM meninggal dunia di lokasi dan dibawa ke RSAL," terang Ipda Marbun.

Benturan keras membuat Honda Beat ringsek parah. Sementara Toyota Fortuner mengalami kerusakan di bagian depan. Total kerugian materi ditaksir mencapai Rp 15 juta.

Saat ini mobil Fortuner sudah diamankan di Mapolresta Tanjungpinang untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi masih menelusuri identitas mobil yang mendahului dan memicu kecelakaan fatal tersebut.

Ipda Marbun mengimbau pengendara agar lebih berhati-hati, terutama saat menyalip di jalur dua arah. "Jangan paksakan mendahului kalau tidak aman. Satu kelalaian bisa merenggut nyawa orang lain," tegasnya.

Editor: Yudha