Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kepri Championship Internasional Youth Football Tournament Kembali Digelar di Batam, Diikuti Peserta dari Singapura dan Malaysia
Oleh : Aldy Daeng
Jumat | 08-05-2026 | 18:28 WIB
Youth-Football.jpg Honda-Batam
Kepri Championship International Youth Football Tournament kembali digelar 29-31 Mei 2026 di Stadion Tumenggung Abdul Jamal. (Aldy/BTD)

BATAMTODAY.COM, Batam - Ajang sepak bola usia dini bertaraf internasional, Kepri Championship International Youth Football Tournament, kembali digelar di Kota Batam. Turnamen yang diinisiasi Y Event Organizer itu akan berlangsung pada 29 hingga 31 Mei 2026 di Stadion Tumenggung Abdul Jamal.

Direktur Y Event Organizer, Yora Amir, mengatakan turnamen tahun ini merupakan penyelenggaraan yang kesembilan, sekaligus memasuki tahun kelima sebagai ajang internasional.

"Tahun ini adalah tahun kesembilan kami. Untuk kategori internasional sudah memasuki tahun kelima. Peserta berasal dari tiga negara, yakni Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Sekitar 33 persen peserta tahun ini datang dari luar negeri," ujar Yora saat memberikan keterangan pers di Ruang Serbaguna DPRD Batam, Jumat (8/5/2026).

Pada penyelenggaraan kali ini, panitia memfokuskan kompetisi pada tiga kelompok umur utama, yakni U-10, U-12, dan U-14. Selain itu, terdapat kategori khusus U-17 yang akan diikuti lima tim.

Menurut Yora, pengurangan jumlah kelompok umur dilakukan untuk mengoptimalkan penggunaan lapangan dan efisiensi waktu pertandingan, terutama bagi peserta dari luar daerah dan luar negeri.

"Tujuan utama kami tentu pembinaan. Melalui kompetisi usia dini, proses pembinaan akan terus berjalan. Kami juga ingin menunjukkan kepada Singapura dan Malaysia bahwa sepak bola usia dini di Batam sangat berkembang dan mampu bersaing secara internasional," katanya.

Meski telah berjalan hampir satu dekade, Yora mengaku turnamen tersebut masih dikelola secara mandiri tanpa dukungan finansial dari pemerintah maupun KONI.

"Sejauh ini kami mandiri, dari kita untuk kita. Kami pernah mencoba menjalin komunikasi dengan pemerintah, namun belum berhasil. Meski begitu, karena ini sudah menjadi agenda tahunan, kami tetap konsisten menyelenggarakannya setiap tahun," tegasnya.

Dalam turnamen tersebut, panitia menyiapkan piala tetap bagi para juara. Selain trofi dan medali untuk seluruh peserta, panitia juga menyediakan hadiah uang tunai, e-sertifikat, serta penghargaan individu seperti Best Player, Best Goalkeeper, dan Top Scorer.

Dukungan terhadap turnamen ini juga datang dari DPRD Kota Batam. Sekretaris DPD PAN sekaligus Anggota Komisi II DPRD Batam, Safari Ramadan, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan ajang tersebut.

Sebagai pembina klub sepak bola MBS United, Safari berharap turnamen ini mampu melahirkan pemain-pemain muda potensial dari Kepulauan Riau.

"Kami dari DPRD, khususnya Komisi II, sangat mendukung kegiatan ini. Salah satu bentuk dukungan kami adalah memfasilitasi rapat koordinasi panitia di gedung DPRD," ujar Safari.

Ia berharap dari turnamen tersebut lahir pemain yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional, mengikuti jejak pesepak bola profesional asal Indonesia.

"Harapan kita muncul pemain-pemain terbaik, bukan hanya di tingkat provinsi tetapi juga nasional. Minimal bisa bermain di klub-klub Asia seperti Ramadhan Sananta atau Pratama Arhan. Gedung DPRD ini adalah rumah bersama untuk mendukung kegiatan positif bagi masyarakat," katanya.

Pertandingan dijadwalkan dimulai pada 29 Mei 2026 untuk peserta lokal, kemudian dilanjutkan dengan laga internasional pada 30 hingga 31 Mei 2026.

Editor: Yudha