Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Amsakar Apresiasi Konsolidasi Kadin Batam, Dorong Sinergi Percepat Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi
Oleh : Redaksi/Alex
Jum\'at | 01-05-2026 | 11:08 WIB
kadin-btm2.jpg Honda-Batam
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengapresiasi pelaksanaan Musyawarah Konsolidasi Persatuan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Batam yang digelar di Balairungsari, Gedung Bida Utama BP Batam, Batam Centre, Kamis (30/4/2026). (BP Batam)

BATAMTODAY.COM, Batam - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, mengapresiasi pelaksanaan Musyawarah Konsolidasi Persatuan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Batam yang digelar di Balairungsari, Gedung Bida Utama BP Batam, Batam Centre, Kamis (30/4/2026). Forum ini dinilai menjadi langkah strategis untuk menyatukan arah dan memperkuat kolaborasi pelaku usaha dalam menjaga iklim investasi yang kondusif.

Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan posisi Kadin sebagai mitra kunci pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Ia menilai organisasi tersebut tidak hanya berperan menjembatani kepentingan dunia usaha, tetapi juga diharapkan mampu melahirkan gagasan progresif yang berdampak langsung terhadap percepatan pembangunan.

"Sebagai mitra strategis pemerintah, kami berharap Kadin Batam tampil dengan performa yang membanggakan, menghadirkan ide-ide yang mampu menggesa percepatan pembangunan, baik di Batam, Kepulauan Riau, maupun nasional. Kami sangat mengapresiasi momentum konsolidasi persatuan ini," ujar Amsakar.

Ia juga memaparkan capaian ekonomi Batam yang menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi tercatat meningkat dari 6,69 persen pada 2024 menjadi 6,76 persen pada 2025, tetap berada di atas rata-rata nasional.

Dari sisi investasi, realisasi juga melampaui target. Dari target Rp 60 triliun pada 2025, Batam mencatat realisasi sebesar Rp 69,3 triliun atau 115,5 persen. Sementara pada triwulan I 2026, nilai investasi melonjak hampir 103 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, dari sekitar Rp 8 triliun menjadi Rp 17,4 triliun.

"Capaian ini menunjukkan tata kelola yang kita jalankan sudah berada di jalur yang tepat, sekaligus mencerminkan dukungan kuat dari pelaku usaha terhadap kebijakan pemerintah," jelasnya.

Menurut Amsakar, komposisi investasi yang relatif seimbang antara Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menjadi indikator menguatnya peran pelaku usaha nasional dalam menopang ekonomi daerah.

Ia optimistis tren tersebut akan berlanjut. Bahkan, pertumbuhan ekonomi Batam pada triwulan I 2026 diproyeksikan mendekati 7 persen, meningkat signifikan dari 5,17 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya. "Kami berharap konsolidasi ini tidak berhenti sebagai wacana, tetapi benar-benar diimplementasikan. Penguatan kebersamaan menjadi kunci utama," tegasnya.

Menutup sambutannya, Amsakar menyampaikan harapan agar Kadin Batam terus memperkuat sinergi dengan BP Batam dan Pemerintah Kota Batam, terutama dalam mendukung kebijakan investasi dan percepatan pertumbuhan ekonomi.

"Atas nama BP Batam dan Pemerintah Kota Batam, kami mengucapkan selamat atas terselenggaranya musyawarah ini. Kami berharap Kadin dapat terus berkolaborasi dan memberikan masukan konstruktif dalam pengelolaan investasi," pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Djemy Francis, Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Ariastuty Sirait, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Hukum dan HAM Kadin Indonesia M Aziz Syamsudin, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Kadin Indonesia Taufan E N Rotorasiko, serta Ketua Kadin Kepulauan Riau Mustava.

Editor: Gokli