Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

HBP ke-62, Rutan Batam Tekankan Kerja Nyata dan Integritas Petugas
Oleh : Irwan Hirzal
Selasa | 28-04-2026 | 11:28 WIB
HBP-621.jpg Honda-Batam
Rutan Kelas IIA Batam memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 dengan mengikuti rangkaian kegiatan nasional yang dipusatkan secara daring bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, Senin (27/4/2026). (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - Rutan Kelas IIA Batam memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 dengan mengikuti rangkaian kegiatan nasional yang dipusatkan secara daring bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, Senin (27/4/2026). Peringatan tahun ini mengusung tema "Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima".

Seluruh jajaran pegawai mengikuti tasyakuran nasional dari aula rutan sebagai bagian dari agenda serentak di seluruh Indonesia. Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen pelayanan kepada warga binaan dan masyarakat.

Kepala Rutan Batam, Fajar Teguh Wibowo, menegaskan peringatan HBP tidak boleh berhenti pada seremoni, melainkan harus diikuti dengan program yang berdampak langsung. "Hari Bakti Pemasyarakatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bagaimana pemasyarakatan hadir dengan kerja nyata yang benar-benar dirasakan masyarakat, warga binaan, dan keluarga mereka," ujarnya.

Sejumlah program pembinaan terus dijalankan, termasuk penguatan ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan di luar rutan sebagai sarana produktif bagi warga binaan. Program ini disebut sejalan dengan arahan pemerintah dalam meningkatkan kemandirian dan keterampilan warga binaan.

Namun, di tengah dorongan program tersebut, Fajar juga menyoroti pentingnya integritas petugas sebagai fondasi utama sistem pemasyarakatan. Ia menegaskan tidak akan mentoleransi penyalahgunaan kewenangan.

"Kalau ada petugas yang menyalahgunakan wewenang tentu akan kami tindak tegas. Pembinaan dilakukan agar pemasyarakatan tetap berjalan bersih dan profesional," tegasnya.

Sebagai bagian dari puncak peringatan, Rutan Batam turut menyalurkan bantuan gerobak usaha kepada keluarga warga binaan yang memiliki usaha mikro. Bantuan tersebut diharapkan dapat menopang ekonomi keluarga sekaligus membuka peluang usaha mandiri.

"Kami ingin kegiatan ini berdampak langsung, tidak hanya di dalam rutan, tetapi juga membantu keluarga warga binaan agar memiliki kehidupan yang lebih baik," kata Fajar.

Peringatan HBP ke-62 ini menjadi refleksi sekaligus pengingat bahwa keberhasilan pemasyarakatan tidak hanya diukur dari pembinaan di dalam rutan, tetapi juga dari kontribusinya dalam mendukung kesejahteraan sosial secara lebih luas.

Editor: Gokli