Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Harlah ke-66 PMII Kepri, Tegaskan Kaderisasi Bukan Sekadar Seremonial
Oleh : Aldy Daeng
Senin | 27-04-2026 | 16:28 WIB
Harlah-PMII.jpg Honda-Batam
Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-66 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Provinsi Kepulauan Riau. (Aldy/BTD)

BATAMTODAY.COM, Batam – Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-66 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Provinsi Kepulauan Riau tak sekadar seremoni. Momentum ini ditegaskan sebagai ajang refleksi dan penguatan kaderisasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya kader.

Ketua PKC PMII Kepri, Arie Rahmardani Kurniawan, mengatakan rangkaian kegiatan Harlah dirancang dengan tiga agenda utama yang berfokus pada penguatan internal hingga solidaritas eksternal.

"Dalam Harlah ke-66 ini, kami menggelar kegiatan kaderisasi internal dengan tema ‘Kaderisasi atau Sekadar Seremonial?’ sebagai ruang refleksi kritis bagi kader," ujar Arie, Minggu (26/4/2026).

Selain itu, PMII Kepri juga menggelar kegiatan keagamaan berupa ziarah ke makam Nong Isa dan Raja Isa bin Ali Aji sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai perjuangan tokoh Melayu di Kepri.

Adapun agenda ketiga diarahkan pada penguatan kebersamaan melalui kegiatan fun mini soccer yang melibatkan seluruh pengurus cabang serta kader PMII se-Kepulauan Riau.

Di sisi lain, KOPRI PKC PMII Kepri turut memaknai Harlah yang bertepatan dengan Hari Kartini dengan kegiatan kreatif bagi kader perempuan. Ketua KOPRI PKC PMII Kepri, Siti Masiam, menyebut pihaknya menggelar lomba video kreatif bertema Kartini.

"Bentuk karyanya beragam, mulai dari musikalisasi puisi, orasi hingga pidato. Ini menjadi ruang ekspresi bagi kader perempuan," kata Siti.

Rangkaian Harlah ditutup dengan malam puncak yang dihadiri Ketua PW IKA PMII Kepri, Hazhary, bersama para senior dan seluruh kader. Dalam kesempatan itu, ia memberikan motivasi agar kader terus berkembang dan berkontribusi bagi daerah.

PMII Kepri berharap peringatan Harlah ini mampu memperkuat solidaritas, meningkatkan kreativitas, serta melahirkan kader-kader yang adaptif dan berdaya saing, termasuk mendorong peran perempuan PMII agar semakin aktif dan progresif di tengah masyarakat.

Editor: Yudha