Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

5 Prodi Fikes UIN Jakarta Raih Akreditasi Internasional ASIIN Tanpa Syarat hingga 2030
Oleh : Redaksi
Sabtu | 25-04-2026 | 14:28 WIB
uin-jakarta.jpg Honda-Batam
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. (Kemenag)

BATAMTODAY.COM, Ciputat - Lima program studi (prodi) Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta meraih akreditasi internasional dari ASIIN dengan status unconditional atau tanpa syarat. Pengakuan tersebut berlaku selama lima tahun hingga 2030.

Kelima prodi yang memperoleh akreditasi tersebut adalah S1 Farmasi, S1 Kesehatan Masyarakat, S1 Ilmu Keperawatan, Profesi Ners, dan Profesi Apoteker. Seluruhnya sebelumnya juga telah berstatus unggul di tingkat nasional.

Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Jakarta, Ahmad Tholabi Kharlie, menyatakan capaian ini memperkuat daya saing lulusan, terutama dalam menghadapi mobilitas global tenaga kesehatan. "Ini capaian yang sangat membanggakan. Lima prodi Fikes berhasil meraih akreditasi internasional ASIIN penuh selama lima tahun hingga 2030," ujar Ahmad di Ciputat, Kamis (23/4/2026), demikian dikutip laman Kemenag.

Ia menjelaskan, akreditasi internasional memberikan berbagai keuntungan strategis bagi mahasiswa dan alumni, seperti kemudahan melanjutkan studi ke luar negeri, peluang transfer kredit lintas negara, serta pengakuan kompetensi yang lebih luas di pasar kerja global.

Dekan Fikes UIN Jakarta, Zilhadia, menegaskan bahwa status unconditional menunjukkan kualitas pendidikan telah memenuhi standar internasional secara menyeluruh tanpa catatan perbaikan. "Status ini menjadi indikator bahwa mutu pendidikan kami diakui secara langsung dan menjadi pijakan penting untuk memperluas jejaring internasional," katanya.

ASIIN dikenal sebagai lembaga akreditasi independen yang berfokus pada bidang sains, teknologi, dan kesehatan. Pengakuan dari lembaga ini menjadi salah satu rujukan penting dalam menjamin kualitas pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan global.

Selain meningkatkan daya saing lulusan, capaian tersebut juga memperkuat posisi Indonesia dalam peta pendidikan tinggi kesehatan dunia. Standar global yang diterapkan diharapkan mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan melalui lulusan yang lebih kompeten dan adaptif.

Ke depan, Fikes UIN Jakarta berkomitmen mengembangkan program akademik melalui jenjang pascasarjana, seperti Magister Farmasi dan Magister Kesehatan Masyarakat, guna menghadirkan pendidikan kesehatan yang unggul dan berdaya saing internasional.

Editor: Gokli