Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Indonesia Dorong Agenda Pembangunan Pasca-2030 di Sidang UNESCAP ke-82 Bangkok
Oleh : Redaksi
Kamis | 23-04-2026 | 12:48 WIB
UNESCAP.jpg Honda-Batam
Duta Besar RI untuk Thailand dan UNESCAP, Hari Prabowo, dalam Sidang Komisi ke-82 United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific yang digelar di Bangkok, Minggu (20/4/2026). (Kemlu)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendorong pembangunan berkelanjutan dan inklusif di kawasan Asia-Pasifik dalam Sidang Komisi ke-82 United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific yang digelar di Bangkok, Minggu (20/4/2026).

Delegasi Indonesia dipimpin Duta Besar RI untuk Thailand dan UNESCAP, Hari Prabowo. Dalam pernyataannya, ia menekankan pentingnya negara-negara di kawasan untuk terus memperkuat dukungan terhadap pencapaian Agenda 2030 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), sekaligus mulai merumuskan arah pembangunan global pasca-2030.

"Sudah saatnya kita memikirkan dan merumuskan keberlanjutan agenda pembangunan setelah 2030, agar tetap relevan, inklusif, dan mampu menjawab tantangan global yang terus berkembang," ujar Hari Prabowo.

Ia menilai kawasan Asia-Pasifik memiliki peran strategis sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi dunia, sekaligus kawasan dengan tingkat pembangunan yang beragam. Oleh karena itu, kawasan ini diharapkan mampu menjadi penentu arah agenda pembangunan global ke depan.

Selain itu, Indonesia menegaskan pentingnya prinsip leaving no one behind sebagai fondasi utama dalam perumusan kebijakan pembangunan. "Prinsip tersebut tidak hanya berhenti pada komitmen, tetapi harus diwujudkan dalam kebijakan yang inklusif dan berdampak nyata bagi seluruh lapisan masyarakat," tegasnya.

Hari juga menekankan pentingnya kemitraan lintas generasi dan lintas negara guna memastikan pembangunan yang merata dan berkeadilan. "Di tengah berbagai tantangan global, kita perlu memperkuat solidaritas lintas usia dan lintas negara agar tidak ada pihak yang tertinggal dalam proses pembangunan," tambahnya.

Sidang Komisi UNESCAP merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi di lingkungan UNESCAP. Tahun ini, forum tersebut mengusung tema "Leaving no one behind: advancing a society for all ages in Asia and the Pacific", yang menekankan pentingnya pembangunan inklusif bagi seluruh kelompok usia, mulai dari generasi muda hingga lanjut usia.

Partisipasi aktif Indonesia dalam forum ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam memperkuat multilateralisme serta mendorong kerja sama kawasan Asia-Pasifik yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

Editor: Gokli