Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Menpar Tinjau Danau Toba, Pastikan Infrastruktur dan Promosi Pariwisata Kelas Dunia
Oleh : Redaksi
Senin | 20-04-2026 | 14:48 WIB
Menpar-Bupati-Samosir.jpg Honda-Batam
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, bersama Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom. (Kemenpar)

BATAMTODAY.COM, Samosir - Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, melakukan kunjungan kerja ke kawasan Danau Toba guna memastikan kesiapan infrastruktur, fasilitas pendukung, serta pelestarian budaya di destinasi super prioritas tersebut.

Kunjungan diawali di Geosite Sipinsur, Kabupaten Humbang Hasundutan. Dalam peninjauan itu, Menteri Pariwisata berinteraksi langsung dengan wisatawan sekaligus menilai potensi kawasan sebagai bagian dari warisan geologi dunia.

"Sipinsur bukan sekadar menawarkan pemandangan, tetapi juga merepresentasikan bagian penting dari sejarah geologi dunia," ujar Widiyanti saat kunjungan, Kamis (16/4/2026).

Bupati Humbang Hasundutan, Oloan Paniaran Nababan, menyampaikan sejumlah kebutuhan pengembangan, termasuk pendampingan teknis dalam penataan kawasan agar memenuhi standar destinasi kelas dunia. "Kami berharap kunjungan ini berdampak pada pengembangan wisata di Geosite Sipinsur," kata Oloan.

Rangkaian kunjungan berlanjut ke wilayah Muara, Kabupaten Tapanuli Utara. Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Parlindungan Lumbantoruan, meminta dukungan pemerintah pusat untuk penguatan sektor sport tourism, khususnya penyelenggaraan ajang renang perairan terbuka di kawasan tersebut.

Selanjutnya, Menteri Pariwisata meninjau Patung Yesus Kristus Sibeabea dan kawasan Waterfront City di Kabupaten Samosir. Peninjauan difokuskan pada kesiapan fasilitas bagi wisatawan, terutama wisata religi yang terus meningkat.

"Kami sangat senang dapat berkunjung ke Patung Yesus ini dengan panorama yang luar biasa indah. Dalam diskusi bersama pemerintah daerah, kami membahas sejumlah isu strategis," ujarnya.

Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, berharap kunjungan tersebut menghasilkan tindak lanjut konkret, khususnya terkait kebutuhan infrastruktur dasar seperti air bersih serta dukungan promosi destinasi. "Kami berharap sinergi dengan pemerintah pusat dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar dan meningkatkan daya tarik wisata Samosir," ucap Vandiko.

Kunjungan ditutup di Desa Wisata Huta Siallagan, yang dikenal sebagai kawasan bersejarah dengan rumah adat Batak berusia ratusan tahun dan batu persidangan sebagai simbol hukum tradisional.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pariwisata juga berinteraksi dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mendorong penguatan ekonomi lokal berbasis pariwisata.

Kementerian Pariwisata menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengembangan destinasi super prioritas Danau Toba melalui sinergi pusat dan daerah, guna meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia di tingkat global.

Editor: Gokli