Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Latsar CPNS Bintan Tekankan Profesionalitas ASN sebagai Fondasi Pelayanan Publik
Oleh : Harjo
Jum\'at | 17-04-2026 | 11:48 WIB
latsar-cpns-bintan.jpg Honda-Batam
Sekda Bintan, Ronny Kartika, menjadi pembicara dalam kegiatan Latsar yang berlangsung di BPMP Kepulauan Riau, Ceruk Ijuk, Kamis (16/04/2026). (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Peserta Latihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) Angkatan XXI Kabupaten Bintan didorong untuk memahami urgensi profesionalitas sebagai fondasi utama dalam menjalankan peran sebagai pelayan publik. Pemahaman tersebut diharapkan mampu memperkuat komitmen CPNS dalam meningkatkan kompetensi dan integritas sejak awal pengabdian.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, menyampaikan hal itu saat menjadi pembicara dalam kegiatan Latsar yang berlangsung di BPMP Kepulauan Riau, Ceruk Ijuk, Kamis (16/04/2026).

Dalam pemaparannya, Ronny menegaskan bahwa Indeks Profesionalitas Aparatur Sipil Negara (IP ASN) menjadi instrumen utama untuk mengukur kualitas aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan. "Indeks Profesionalitas ASN merupakan alat ukur penting untuk mengetahui sejauh mana kapasitas dan integritas ASN dalam melaksanakan tugasnya, sekaligus menjadi dasar dalam pengembangan karier dan peningkatan kinerja," ujar Ronny.

Ia menjelaskan, IP ASN mencakup empat dimensi utama, yakni kualifikasi, kompetensi, kinerja, dan disiplin. Keempat aspek tersebut menjadi indikator penting dalam menilai kualitas sumber daya manusia aparatur negara.

Menurutnya, dimensi kompetensi memiliki bobot paling besar dalam penilaian. Oleh karena itu, setiap ASN dituntut aktif mengembangkan kemampuan melalui pendidikan dan pelatihan, baik teknis, fungsional, maupun kepemimpinan.

Selain itu, kinerja ASN diukur melalui capaian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) serta perilaku kerja, sedangkan disiplin tetap menjadi aspek penting meski bobot penilaiannya relatif lebih kecil.

Ronny menambahkan bahwa penerapan IP ASN tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga pada instansi dan masyarakat luas. Bagi ASN, indeks tersebut berpengaruh terhadap pengembangan karier dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Sementara itu, bagi instansi, IP ASN menjadi indikator dalam evaluasi reformasi birokrasi.

Melalui kegiatan ini, para peserta Latsar diharapkan mampu menjadikan profesionalitas sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik, sekaligus memperkuat komitmen untuk terus meningkatkan kompetensi dan integritas.

Kegiatan Latsar CPNSD Angkatan XXI ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bintan dalam mencetak ASN yang unggul, profesional, dan berdaya saing guna mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Editor: Gokli