Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Prabowo-Putin Perkuat Kerja Sama Indonesia dan Rusia, Soroti Energi hingga BRICS
Oleh : Redaksi
Kamis | 16-04-2026 | 13:28 WIB
Prabowo-Putin2.jpg Honda-Batam
Presiden Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, Senin (13/4/2026). (Kemlu)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, Senin (13/4/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama strategis kedua negara di berbagai sektor prioritas.

Agenda utama pembahasan mencakup pengembangan kerja sama di bidang ekonomi dan perdagangan, termasuk sektor energi, antariksa, pertanian, industri, serta farmasi. Selain itu, Rusia juga mendorong peningkatan kolaborasi di bidang humaniter, khususnya pendidikan.

Prabowo menyatakan sebagian besar kesepakatan yang telah dirumuskan sebelumnya menunjukkan perkembangan signifikan, meski masih terdapat beberapa aspek yang perlu dipercepat. "Hampir semua bidang yang kita sepakati beberapa bulan yang lalu mengalami kemajuan yang pesat. Ada satu-dua yang perlu kita percepat. Saya akan segera menangani sendiri," ujar Prabowo.

Ia juga menyoroti peningkatan intensitas komunikasi bilateral yang dinilai mencerminkan hubungan yang semakin erat. Prabowo turut mengapresiasi dukungan Rusia terhadap kepentingan Indonesia, termasuk dalam proses aksesi ke BRICS.

Sementara itu, Putin menegaskan pentingnya koordinasi antara kementerian luar negeri kedua negara dalam berbagai forum internasional. Ia menilai keanggotaan Indonesia di BRICS membuka peluang baru untuk memperluas kerja sama strategis, termasuk dengan Uni Ekonomi Eurasia.

"Indonesia sudah menjadi anggota BRICS, hal ini membuka peluang baru untuk mengembangkan kerja sama kita. Hal sama kita bisa bicara mengenai kerja sama dengan Uni Ekonomi Eurasia," kata Putin.

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo kembali menegaskan komitmen Indonesia untuk mempererat hubungan bilateral, terutama di sektor ekonomi dan energi sebagai pilar utama kerja sama ke depan. "Kalau bisa, kita terus mempererat kerja sama, terutama di bidang ekonomi dan energi," tuturnya.

Pertemuan ini menegaskan komitmen Indonesia dan Rusia untuk memperkuat kemitraan strategis, tidak hanya dalam hubungan bilateral, tetapi juga sebagai kekuatan kolaboratif dalam mendorong stabilitas serta kemajuan global.

Editor: Gokli