Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Lapas Narkotika Tanjungpinang Gandeng TNI-Polri Cegah Peredaran HP dan Narkoba
Oleh : Devi Handiani
Rabu | 15-04-2026 | 18:28 WIB
1504_lapas-narkoba-pinang.jpg Honda-Batam
Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Lapas Narkotika Kelas II A Tanjungpinang menyatakan perang total terhadap peredaran handphone dan narkoba di dalam Lapas. Kalapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, Fauzi Harahap --melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka KPLP) Syahrinaldi-- menegaskan tidak ada ruang bagi barang terlarang di blok hunian warga binaan.

"Arahan Kalapas tegas zero HP, zero narkoba. Kami jalankan dengan deteksi dini dan tindakan nyata di lapangan," ujar Ka KPLP Syahrinaldi, Rabu (15/4/2026).

Langkah penguatan dimulai dari internal. Fauzi Harahap memimpin langsung optimalisasi tugas pemasyarakatan yang diikuti seluruh pejabat struktural dan staf. Seluruh anggota regu pengamanan juga mendapat penguatan tugas dan fungsi agar standar penggeledahan, pengawasan, dan pelaporan berjalan ketat.

Di lapangan, Satopspatnal Lapas Narkotika Tanjungpinang rutin menggelar razia kamar hunian. Untuk memperluas daya jangkau, razia dilakukan bersama aparat penegak hukum dari Polri, TNI, dan BNN. Kolaborasi ini menjadi kunci memutus jalur masuk barang terlarang sekaligus memberi efek jera.

"Setiap razia gabungan kami dokumentasikan. Barang bukti HP dan narkoba hasil penggeledahan langsung dimusnahkan di lokasi sebagai bentuk transparansi dan komitmen," jelas Syahrinaldi.

Selain penindakan, Lapas Narkotika Tanjungpinang juga menggencarkan sosialisasi aturan kedisiplinan kepada warga binaan. Tujuannya agar seluruh warga binaan paham konsekuensi hukum dan sanksi administratif jika terbukti menyimpan atau mengedarkan barang terlarang.

Dari seluruh rangkaian kegiatan, Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang menyimpulkan proses pemberantasan peredaran handphone dan narkoba telah dilaksanakan secara optimal. Data dukung pelaksanaan deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban telah dilampirkan sebagai bentuk akuntabilitas kepada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Ka KPLP Syahrinaldi memastikan jajarannya tidak akan mengendur. "Sesuai perintah Kalapas dan arahan Ditjen PAS, kami konsisten jaga marwah institusi. Lapas harus bersih, aman, dan kondusif agar pembinaan berjalan maksimal," tutupnya.

Editor: Yudha