Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

PT Timah Dorong Ketahanan Pangan, Kelompok Unggas di Kundur Barat Kini Mandiri Produksi Bibit
Oleh : Freddy
Rabu | 15-04-2026 | 11:48 WIB
kelompok-unggas.jpg Honda-Batam
Kelompok Unggas Sejahtera di Desa Sawang Laut Kobel, Kecamatan Kundur Barat, kini mandiri produksi bibit. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Karimun - PT Timah (Persero) Tbk terus memperkuat komitmen pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan sektor peternakan. Salah satunya dengan mendukung Kelompok Unggas Sejahtera di Desa Sawang Laut Kobel, Kecamatan Kundur Barat.

Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi warga melalui usaha peternakan ayam yang kini mulai menunjukkan hasil.

Ketua Kelompok Unggas Sejahtera, Alizan, mengatakan pembinaan dari PT Timah telah berlangsung sejak 2025. Ia menyebut, bantuan diberikan secara menyeluruh mulai dari penyediaan kandang, bibit ayam, hingga pendampingan usaha.

"Sejak awal kami dibantu PT Timah mulai dari kandang, bibit ayam, dan pembinaan. Awalnya hanya 200 ekor, sekarang berkembang menjadi 400 ekor, bahkan kami sudah mulai pembibitan mandiri," ujar Alizan, Rabu (15/4/2026).

Ia menambahkan, perusahaan juga memberikan berbagai fasilitas penunjang seperti peralatan peternakan, mesin pakan, dan mesin penetas telur. Dukungan tersebut membantu kelompok mengatasi kendala, termasuk kenaikan harga pakan di pasaran.

"Sekarang kami tidak lagi bergantung pada pakan dari luar karena sudah bisa memproduksi sendiri. Bahkan bibit ayam juga mulai kami hasilkan secara mandiri," katanya.

Selain sektor peternakan unggas, kawasan tersebut juga dikembangkan sebagai lokasi terpadu pemberdayaan masyarakat. Berbagai kegiatan ekonomi lain turut dikembangkan, seperti budidaya ikan, produksi terasi, hingga pertanian hidroponik.

Menurut Alizan, program ini memberikan dampak nyata bagi peningkatan pendapatan anggota kelompok, yang sebagian besar juga berprofesi sebagai nelayan. "Alhamdulillah, dari peternakan ini kami mendapat tambahan penghasilan. Permintaan ayam dan telur juga cukup tinggi," ungkapnya.

Ke depan, pihaknya berharap dukungan dari PT Timah terus berlanjut, terutama dalam pengembangan teknologi pakan agar usaha semakin mandiri. "Kami berharap bisa terus didukung, khususnya untuk pengembangan mesin pelet pakan agar lebih mandiri," tambahnya.

Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan PT Timah dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah operasional perusahaan.

Editor: Gokli