Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

BNN dan Lapas Narkotika Tanjungpinang Bersinergi Wujudkan Bersih Narkoba
Oleh : Devi Handiani
Senin | 13-04-2026 | 16:28 WIB
BNN-Lapas.jpg Honda-Batam
BNN dan Lapas Narkotika Tanjungpinang Bersinergi Wujudkan Bersih Narkoba. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang – Sinergi pemberantasan narkotika di Tanjungpinang makin diperkuat. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjungpinang melakukan kunjungan kerja ke Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, Senin (13/4/2026) pagi.

Kedatangan Kepala BNN Kota Tanjungpinang, Kombes Pol. Mohamad Dafi Bastomi, disambut langsung Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, Fauzi Harahap, bersama jajaran pejabat struktural.

Kunjungan ini bertujuan memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di dalam lapas.

Kalapas Narkotika Tanjungpinang, Fauzi Harahap, menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara Lapas dan BNN untuk mewujudkan lapas bersih dari narkoba.

"Kolaborasi dengan BNN menjadi kunci utama. Kami berkomitmen menciptakan lingkungan lapas yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Ini tidak bisa jalan sendiri, harus bersama-sama," ujar Fauzi Harahap.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban itu, kedua pihak membahas optimalisasi program pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Fokus diskusi mencakup langkah strategis peningkatan pengawasan serta pelaksanaan program rehabilitasi secara berkelanjutan.

Kepala BNN Kota Tanjungpinang, Kombes Pol. Mohamad Dafi Bastomi, menyebut lapas sebagai garda terdepan dalam memutus mata rantai peredaran narkotika. 

"Lapas ini titik krusial. Kalau sinergi BNN dan Lapas kuat, maka upaya P4GN akan lebih efektif. Pengawasan dan rehabilitasi harus jalan beriringan," kata Dafi Bastomi.

Sinergi antara BNN dan Lapas Narkotika Tanjungpinang ini dinilai menjadi kunci menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, khususnya di wilayah Tanjungpinang dan Bintan.

Editor: Yudha