Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Rekrutmen Akpol 2026 Tembus 7.988 Pendaftar, Polri Tegaskan Seleksi Transparan Tanpa Titipan
Oleh : Redaksi
Rabu | 08-04-2026 | 13:48 WIB
Kadivhumas2.jpg Honda-Batam
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir. (Humas Polri)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia mencatat sebanyak 7.988 peserta mendaftar dalam seleksi Taruna-Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026. Dari jumlah tersebut, 5.432 peserta telah dinyatakan terverifikasi, sementara 2.556 lainnya masih dalam tahap verifikasi.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menyebut tingginya jumlah pendaftar menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap rekrutmen Akpol. "Animo masyarakat terhadap rekrutmen Taruna Akpol cukup tinggi. Hingga saat ini tercatat 7.988 pendaftar, dengan 5.432 sudah terverifikasi dan sisanya masih dalam proses," ujar Johnny, Selasa (7/4/2026).

Ia menegaskan, seluruh tahapan seleksi dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip BETAH, yakni bersih, transparan, akuntabel, dan humanis, serta bebas dari praktik titipan.

Menurutnya, penguatan pengawasan publik menjadi salah satu upaya menjaga integritas proses seleksi. Untuk itu, Polri menyediakan kanal pengaduan melalui hotline dan QR Code guna memudahkan masyarakat melaporkan dugaan pelanggaran.

"Kanal pengaduan terus kami sosialisasikan agar masyarakat dapat berperan aktif dalam mengawasi proses rekrutmen," katanya.

Polri juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta menjaga proses seleksi agar tetap berjalan sesuai prinsip yang telah ditetapkan. "Partisipasi masyarakat sangat penting untuk memastikan rekrutmen berjalan sesuai prinsip BETAH," tambahnya.

Diketahui, rangkaian seleksi Akpol Tahun Anggaran 2026 telah dimulai sejak 9 hingga 30 Maret 2026 melalui tahapan pendaftaran daring dan verifikasi administrasi. Tahapan berikutnya meliputi penandatanganan pakta integritas serta pemeriksaan administrasi awal.

Selanjutnya, peserta akan mengikuti serangkaian seleksi, mulai dari pemeriksaan kesehatan tahap I, tes psikologi berbasis CAT, tes akademik, uji kompetensi, hingga pemeriksaan kesehatan tahap II dan sidang akhir.

Untuk jalur Akpol, proses seleksi akan berlanjut hingga tingkat pusat (Panitia Pusat) pada Juli 2026, menjadikannya sebagai salah satu tahapan rekrutmen paling panjang dan komprehensif di lingkungan Polri.

Editor: Gokli