Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Pertamina Resmikan Foodcourt UMKM di Aceh Besar, Dorong Ekonomi Warga dan Lapangan Usaha
Oleh : Aldy
Selasa | 07-04-2026 | 10:28 WIB
Foodcourt.jpg Honda-Batam
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Fuel Terminal (FT) Krueng Raya meresmikan Foodcourt UMKM di Desa Meunasah Mon, Jumat (3/4/2026). (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Aceh Besar - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Fuel Terminal (FT) Krueng Raya meresmikan Foodcourt UMKM di Desa Meunasah Mon, Jumat (3/4/2026). Program ini menjadi langkah konkret dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Peresmian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara PT Pertamina Patra Niaga dan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar guna memperkuat ekonomi kerakyatan, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan bahwa UMKM memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi daerah sehingga perlu didukung melalui program berkelanjutan.

"Melalui Foodcourt UMKM ini, kami ingin menciptakan ekosistem usaha yang produktif dan berdaya saing. Pelaku UMKM tidak hanya memiliki tempat usaha, tetapi juga peluang untuk berkembang, meningkatkan pendapatan, serta berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat," ujar Fahrougi.

Ia menambahkan, program tersebut merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang difokuskan pada penguatan kapasitas ekonomi masyarakat agar lebih mandiri dan berkelanjutan.

Sementara itu, Fuel Terminal Manager Krueng Raya, Danang Agung Saputra, menyampaikan bahwa kehadiran foodcourt ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat. "Kami ingin memastikan operasional Pertamina memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar. Program ini tidak hanya menyediakan fasilitas usaha, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat agar terus berkembang," kata Danang.

Program ini melibatkan 28 kepala keluarga (KK) sebagai penerima manfaat dengan dukungan 15 unit kios usaha yang telah disiapkan. Selain itu, pelaku UMKM juga memperoleh bantuan modal, pelatihan memasak, serta pelatihan pelayanan (service excellence) dengan menghadirkan chef profesional.

Melalui pendekatan tersebut, Pertamina tidak hanya meningkatkan kapasitas usaha, tetapi juga memperkuat daya saing UMKM agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Perusahaan juga berkomitmen melakukan pendampingan dan pemantauan secara berkala guna memastikan program berjalan optimal dan memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan ekonomi masyarakat.

Salah satu penerima manfaat, Rika, mengaku terbantu dengan adanya program tersebut. "Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Dengan adanya foodcourt ini, kami memiliki tempat usaha yang layak dan kesempatan untuk menambah penghasilan keluarga," ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Sulaimi. Ia menilai program ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dan pembangunan daerah.

Kegiatan ini turut dihadiri Sales Area Manager (SAM) Retail Aceh Pertamina Patra Niaga, Misbah Bukhori, serta masyarakat setempat. Program tersebut juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

Editor: Gokli