Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Indonesia Promosikan Biomassa Sawit di International Biomass Expo Tokyo 2026
Oleh : Redaksi
Kamis | 26-03-2026 | 12:48 WIB
Biomassa-Indonesia.jpg Honda-Batam
Pendirian Paviliun Biomassa Indonesia dalam International Biomass Expo yang digelar di Tokyo Big Sight pada 17-19 Maret 2026. (Kemlu)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Indonesia memperkuat posisinya sebagai pemasok energi terbarukan global dengan berpartisipasi dalam International Biomass Expo yang digelar di Tokyo Big Sight pada 17-19 Maret 2026. Pameran ini menjadi ajang promosi dan jejaring bisnis sektor biomassa untuk mendukung target netral karbon global pada 2050.

Partisipasi Indonesia diwujudkan melalui pendirian Paviliun Biomassa Indonesia yang diinisiasi oleh Indonesian Palm Kernel Shell Producers Association dengan dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit, Indonesian Trade Promotion Center Osaka, serta Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo. Paviliun ini menampilkan berbagai produk biomassa unggulan, termasuk cangkang inti sawit dan pelet tandan kosong kelapa sawit dari sejumlah perusahaan eksportir Indonesia.

Duta Besar RI untuk Jepang, Kartini Sjahrir, menegaskan kehadiran Indonesia di pameran tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dalam mendukung transisi energi bersih secara global.

"Keberadaan Paviliun Biomassa Indonesia di International Biomass Expo 2026 mencerminkan komitmen untuk memajukan transisi global menuju energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Indonesia berkomitmen menjadi mitra andal bagi Jepang dalam mendukung transisi energinya, khususnya di sektor biomassa," ujar Kartini saat membuka paviliun.

Dalam kegiatan tersebut, Kartini turut menyaksikan penandatanganan kesepakatan pembelian cangkang sawit antara PT Tricitra Agro Perdana dan Pulp & Paper Corp Japan dengan nilai transaksi mencapai 11 juta dolar AS atau sekitar 50 ribu metrik ton.

Data perdagangan menunjukkan ekspor biomassa Indonesia ke Jepang mengalami tren positif. Nilai ekspor tercatat meningkat 17 persen, sementara volumenya naik 23 persen, mencerminkan meningkatnya kepercayaan pasar Jepang terhadap produk biomassa Indonesia seperti pelet kayu, cangkang inti sawit, dan tandan kosong kelapa sawit.

Pada kesempatan yang sama, KBRI Tokyo juga menggelar forum bisnis bertajuk Know More about Amazing Palm Biomass of Indonesia yang menghadirkan pembicara dari APCASI, PT Sucofindo, dan Biomass Power Association. Forum ini bertujuan memperkenalkan keunggulan biomassa sawit Indonesia sekaligus mendorong pemanfaatan limbah kelapa sawit menjadi produk bernilai tambah dan berkelanjutan.

Wakil Duta Besar RI untuk Jepang, Maria Renata Hutagalung, menyatakan forum tersebut menjadi sarana strategis untuk mempererat kerja sama antarpelaku usaha kedua negara serta meningkatkan citra produk turunan sawit Indonesia di pasar Jepang.

"Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan bisnis sekaligus meningkatkan branding dan reputasi produk biomassa Indonesia di Jepang," ujarnya.

Melalui partisipasi aktif dalam pameran internasional ini, Indonesia menegaskan perannya sebagai pemain penting dalam rantai pasok biomassa global sekaligus memperluas peluang ekspor energi terbarukan di tengah meningkatnya kebutuhan dunia terhadap sumber energi rendah emisi.

Editor: Gokli