Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Simpang Laluan Madani Diperluas Jadi Tiga Lajur, Batam Genjot Pembangunan Infrastruktur
Oleh : Redaksi/Alex
Kamis | 26-03-2026 | 09:48 WIB
3-lajur.jpg Honda-Batam
Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meninjau sejumlah proyek pembangunan pada hari pertama kerja usai libur Idulfitri 1447 Hijriah, Rabu (25/3/2026). (BP Batam)

BATAMTODAY.COM, Batam - Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meninjau sejumlah proyek pembangunan pada hari pertama kerja usai libur Idulfitri 1447 Hijriah, Rabu (25/3/2026). Salah satu fokus utama dalam peninjauan tersebut adalah rencana perluasan Simpang Laluan Madani menjadi tiga lajur di setiap jalurnya, khususnya dari arah Tiban.

Peninjauan ini turut dihadiri Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, serta Direktur Pembangunan Infrastruktur, Boy Zasmita, bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Batam.

Selain Simpang Laluan Madani, rombongan juga meninjau sejumlah proyek lain, di antaranya pembangunan taman di kawasan Bandara Hang Nadim, pembangunan box culvert di Simpang Helm, taman di Simpang Frengky, kolam retensi di Simpang Kepri Mall, serta Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sei Ladi berkapasitas 50 liter per detik.

Amsakar menjelaskan, proyek-proyek tersebut telah berjalan selama tiga bulan terakhir dan secara umum progresnya sesuai dengan perencanaan yang ditetapkan. "Pekerjaan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk menjawab kebutuhan dan ekspektasi masyarakat Kota Batam," ujar Amsakar usai peninjauan.

Terkait pengembangan Simpang Laluan Madani, Amsakar menegaskan bahwa pelebaran jalan dari arah Tiban menjadi tiga lajur di setiap sisi diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas serta meningkatkan konektivitas kawasan. "Pengembangan Simpang Laluan Madani ini dirancang untuk memperlancar arus kendaraan, sehingga mobilitas masyarakat menjadi lebih efektif," jelasnya.

Pada lokasi lain, Amsakar juga menyoroti kondisi tanaman di taman kawasan Bandara Hang Nadim yang mulai layu akibat musim kemarau. Ia meminta instansi terkait untuk melakukan penyiraman secara rutin agar tanaman tetap terjaga.

Sementara itu, pembangunan box culvert di Simpang Helm akan segera dilanjutkan dengan pengaspalan setelah kondisi tanah dinyatakan stabil. Adapun pembangunan taman di Simpang Frengky telah mencapai tahap dua taman dan akan dilanjutkan dengan pembangunan dua taman tambahan.

Untuk penanganan banjir, pembangunan kolam retensi di Simpang Kepri Mall terus berjalan dan akan dilengkapi dengan kolam tambahan guna meminimalkan genangan saat curah hujan tinggi.

Di sektor pelayanan air bersih, pembangunan IPA Sei Ladi dengan kapasitas 50 liter per detik ditargetkan rampung dan mulai beroperasi pada Agustus 2026 guna memenuhi kebutuhan masyarakat. "Kami mengapresiasi kerja seluruh tim BP Batam dan Pemko Batam. Semoga upaya ini dapat mewujudkan Batam yang lebih maju dan berdaya saing," tutup Amsakar.

Editor: Gokli