Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Tren Pernikahan Syawal Meningkat, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Optimal Saat WFA
Oleh : Redaksi
Rabu | 25-03-2026 | 15:08 WIB
Thobib2.jpg Honda-Batam
Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar. (Kemenag)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Minat masyarakat untuk melangsungkan pernikahan pada bulan Syawal menunjukkan tren peningkatan dalam tiga tahun terakhir. Data Kementerian Agama mencatat, sepanjang periode 2023 hingga 2025, jumlah permohonan pencatatan pernikahan mencapai sekitar 667.000, dengan lonjakan signifikan terjadi setiap memasuki bulan Syawal dibandingkan bulan sebelumnya.

Di tengah tingginya animo tersebut, Kementerian Agama memastikan layanan di Kantor Urusan Agama (KUA) tetap berjalan normal meski diberlakukan kebijakan Work From Anywhere (WFA). Masyarakat disebut tetap dapat mengakses layanan keagamaan, khususnya pencatatan pernikahan dan administrasi lainnya tanpa hambatan.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar, menegaskan bahwa penerapan WFA tidak berdampak pada kualitas pelayanan publik. "Kami memastikan layanan KUA di seluruh Indonesia tetap berjalan. Kebijakan WFA tidak mengganggu layanan kepada masyarakat, terutama layanan yang bersifat langsung seperti pencatatan pernikahan," ujar Thobib di Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Ia menjelaskan, Kemenag telah menyesuaikan sistem kerja dengan mengombinasikan kehadiran fisik dan layanan digital guna menjaga kesinambungan pelayanan. Menurutnya, petugas KUA tetap disiagakan secara bergiliran agar pelayanan tatap muka tetap tersedia.

"Petugas KUA tetap siaga memberikan pelayanan secara bergiliran. Layanan tatap muka tetap tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan sehingga masyarakat tetap terlayani dengan baik," katanya.

Selain itu, digitalisasi layanan juga terus diperkuat. Masyarakat kini dapat memanfaatkan platform daring untuk pendaftaran maupun akses informasi terkait pencatatan pernikahan, sehingga proses menjadi lebih mudah dan efisien tanpa harus datang langsung ke kantor.

"Kami mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir. Seluruh layanan KUA tetap berjalan dengan standar pelayanan yang sama," pungkasnya.

Editor: Gokli