Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Dorong Pembelajaran Inovatif, Kemendikdasmen Luncurkan Lomba Bahan Ajar Digital PAUD 2026
Oleh : Redaksi
Rabu | 18-03-2026 | 14:08 WIB
Lomba-Bahan-Ajar.jpg Honda-Batam
Lomba Bahan Ajar Digital Interaktif PAUD 2026 sebagai upaya mendorong transformasi pembelajaran anak usia dini berbasis teknologi. (Kemendikdasmen)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah resmi meluncurkan Lomba Bahan Ajar Digital Interaktif PAUD 2026 sebagai upaya mendorong transformasi pembelajaran anak usia dini berbasis teknologi.

Peluncuran program tersebut disampaikan oleh Direktur PAUD Ditjen PAUD Dasmen Kemendikdasmen, Nia Nurhasanah, dalam kegiatan yang berlangsung pada Rabu (11/3/2026).

Menurut Nia, digitalisasi pembelajaran bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus diadaptasi oleh sistem pendidikan nasional, terutama di tengah perkembangan era revolusi industri 4.0. "Anak-anak saat ini merupakan generasi digital native. Oleh karena itu, bahan ajar harus disesuaikan dengan karakteristik mereka, namun tetap dikelola secara bijak agar tidak menggantikan interaksi sosial dan aktivitas sensomotorik," ujarnya.

Ia menambahkan, stimulasi pada masa golden age perlu dikemas secara inovatif agar tetap menarik sekaligus edukatif bagi anak.

Kompetisi yang mengusung tema inovasi pembelajaran digital ini menghadirkan tiga kategori karya, yakni buku digital interaktif, video interaktif, dan gim edukasi. Seluruh konten diarahkan untuk mendukung pendekatan pembelajaran berbasis STEAM guna mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah sejak dini.

Lomba ini terbuka bagi pendidik dan tenaga kependidikan PAUD, baik secara individu maupun kelompok maksimal tiga orang. Peserta diwajibkan telah memanfaatkan dan mendokumentasikan penggunaan bahan ajar digital dari portal Ruang Murid di Rumah Pendidikan dalam proses pembelajaran.

Praktisi pendidikan, Ahmad Zaki Habibi, menekankan pentingnya aspek pedagogi dalam penilaian karya. "Bahan ajar harus mampu menghadirkan emosi positif sehingga anak terdorong untuk mengeksplorasi pembelajaran secara mandiri," katanya.

Selain itu, karya yang diajukan harus mengacu pada capaian pembelajaran fase fondasi, berpusat pada anak, serta disajikan secara konkret dan kontekstual. Secara teknis, produk juga harus dapat diakses secara daring maupun luring serta ramah bagi pengguna dengan literasi digital dasar.

Pendaftaran lomba dibuka hingga 17 April 2026 melalui laman resmi PAUDPEDIA. Tahapan selanjutnya meliputi seleksi ide, lokakarya pengembangan purwarupa pada Mei-Juli, hingga penilaian akhir oleh tim ahli.

Pengumuman pemenang dijadwalkan pada 5 Oktober 2026 melalui media sosial PAUDPEDIA. Pemerintah menyiapkan hadiah pembinaan, masing-masing Rp 15 juta untuk juara pertama, Rp 12 juta untuk juara kedua, serta penghargaan tambahan bagi kategori favorit dan inspiratif.

Melalui kompetisi ini, Kemendikdasmen berharap dapat memperkaya ekosistem pembelajaran digital yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan bagi anak-anak di seluruh Indonesia.

Editor: Gokli