Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Pertamina Pastikan Pasokan Avtur Aman di Sumbagut Selama Mudik Ramadan dan Idulfitri 2026
Oleh : Aldy
Senin | 16-03-2026 | 13:28 WIB
avtur-aman.jpg Honda-Batam
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan kesiapan pasokan Avtur guna mendukung kelancaran operasional penerbangan selama periode mudik Ramadan dan Idulfitri 2026. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Medan - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan kesiapan pasokan Avtur guna mendukung kelancaran operasional penerbangan selama periode mudik Ramadan dan Idulfitri 2026.

Kepastian tersebut dilakukan melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 yang bertugas memantau ketersediaan stok serta distribusi bahan bakar pesawat secara intensif.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi A Sumampouw, mengatakan pihaknya terus menjaga stabilitas pasokan Avtur di sejumlah bandara utama agar aktivitas penerbangan selama musim mudik dapat berjalan lancar.

"Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan pasokan Avtur di berbagai bandara tetap terjaga agar operasional penerbangan dapat berjalan lancar selama periode Ramadan dan Idulfitri. Kami juga terus memantau distribusi serta memastikan seluruh sarana operasional dan personel siap siaga untuk melayani kebutuhan bahan bakar pesawat," ujar Fahrougi, Senin (16/3/2026).

Penyaluran Avtur di wilayah Sumbagut saat ini dilayani melalui lima Aviation Fuel Terminal (AFT), yakni Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Bandara Hang Nadim di Batam, Bandara Sultan Syarif Kasim II di Pekanbaru, Bandara Internasional Minangkabau di Padang, serta Bandara Sultan Iskandar Muda di Banda Aceh.

Selama masa Satgas RAFI 2026, Pertamina juga memastikan kesiapan sarana operasional, mulai dari armada refueller, fasilitas penyimpanan bahan bakar, hingga personel yang bertugas di lapangan untuk melayani kebutuhan maskapai penerbangan.

Berdasarkan estimasi operasional, kebutuhan Avtur selama Ramadan dan Idulfitri 2026 diperkirakan meningkat sekitar 10 persen dibandingkan konsumsi normal. Kenaikan tersebut seiring dengan meningkatnya aktivitas penerbangan pada musim mudik.

Puncak permintaan Avtur diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026 atau H-3 Idulfitri, yang bertepatan dengan arus mudik. Sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 24 Maret 2026 atau H+3 setelah berakhirnya masa cuti bersama.

Selain menjaga ketersediaan pasokan, Pertamina juga mengedepankan penerapan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) di seluruh fasilitas Aviation Fuel Terminal. Berbagai langkah kesiapsiagaan darurat telah disiapkan, seperti penyediaan ambulans, peralatan pemadam kebakaran, oil spill kit, serta koordinasi dengan otoritas bandara dan fasilitas kesehatan setempat.

Manager Corporate Operation & Services (COS) Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Wawan Hermawan, menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan aviasi yang profesional dan andal selama momentum Ramadan dan Idulfitri.

"Kami berkomitmen memberikan layanan aviasi yang andal dan profesional bagi seluruh maskapai dengan mengacu pada prinsip Five Zero PAv-Excellence, yakni Zero Accident, Zero Off-spec, Zero Tolerance, Zero Delay, dan Zero Mistake, sebagai standar pelayanan Pertamina dalam mendukung keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan," kata Wawan.

Dengan berbagai kesiapan tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menegaskan komitmennya menjaga keandalan layanan Avtur guna mendukung kelancaran transportasi udara selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Pertamina dalam menghadirkan layanan energi yang optimal bagi masyarakat.

Editor: Gokli