Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Umroh Batam-Jeddah Tetap Normal di Tengah Konflik Timur Tengah, Lion Air Terbang Dua Kali Sepekan
Oleh : Aldy
Rabu | 04-03-2026 | 12:48 WIB
umroh-btm.jpg Honda-Batam
Ilustrasi.

BATAMTODAY.COM, Batam - Operasional penerbangan umroh dari Batam, Provinsi Kepulauan Riau, menuju Jeddah, Arab Saudi, dipastikan tetap berjalan normal meskipun situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah memanas. Hingga Rabu (4/3/2026), aktivitas keberangkatan dan kedatangan jemaah tidak mengalami gangguan.

Pelaksana Tugas Direktur Utama Bandara Internasional Batam, Annang Setia Budhi, menyampaikan bahwa jadwal penerbangan umroh masih berlangsung sesuai rencana. "Masih beroperasi normal. Dalam sepekan ada dua kali penerbangan, masing-masing satu kali keberangkatan dan satu kali kedatangan," ujar Annang saat dikonfirmasi di Batam.

Ia menjelaskan, jadwal keberangkatan jemaah umroh dari Batam menuju Jeddah dilaksanakan setiap Sabtu. Adapun penerbangan kedatangan dari Jeddah ke Batam dijadwalkan setiap Rabu. "Penerbangan dilayani maskapai Lion Air dengan menggunakan pesawat Airbus A330," jelasnya.

Annang menegaskan, manajemen bandara terus menjalin koordinasi dengan maskapai dan otoritas terkait guna memastikan operasional penerbangan internasional, khususnya rute umroh Batam-Jeddah, tetap aman dan lancar di tengah dinamika global.

"Kami terus berkoordinasi dengan maskapai dan otoritas terkait untuk memantau situasi serta perkembangan yang terjadi," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Batam, Syahbudi, mengatakan pihaknya telah menyampaikan imbauan resmi kepada agen dan biro perjalanan umroh terkait potensi penyesuaian jadwal penerbangan. "Imbauan sudah kami sampaikan melalui media sosial agar semua pihak berhati-hati. Dalam kondisi saat ini, beberapa penerbangan menuju dan dari Arab Saudi berpotensi mengalami penjadwalan ulang," ujarnya.

Meski demikian, Syahbudi memastikan hingga kini belum ada laporan penundaan keberangkatan jemaah umroh dari Batam. "Belum ada laporan penundaan. Pemberangkatan masih berjalan, dan saya melihat masih ada jemaah yang berangkat," katanya.

Editor: Gokli