Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

BI Kepri Targetkan Transaksi UMKM Rp 2,5 Miliar dan 40 Ribu Transaksi QRIS di KURMA 2026
Oleh : Aldy
Selasa | 03-03-2026 | 13:48 WIB
Kurma-2026.jpg Honda-Batam
BI Kepri menggelar Karya Kreatif Ramadan (KURMA) 2026 secara serentak di Batam dan Tanjungpinang pada 2-8 Maret 2026. (Foto: Aldy)

BATAMTODAY.COM, Batam - Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau menggelar Karya Kreatif Ramadan (KURMA) 2026 secara serentak di Batam dan Tanjungpinang pada 2-8 Maret 2026. Dalam ajang ini, BI Kepri membidik transaksi penjualan UMKM sebesar Rp 2,5 miliar serta mendorong percepatan digitalisasi dan penguatan ekonomi syariah di daerah.

Kepala Perwakilan BI Kepulauan Riau, Rony Widijarto, mengatakan KURMA 2026 menjadi momentum strategis untuk memperluas akses pasar dan pembiayaan, sekaligus meningkatkan penggunaan sistem pembayaran digital oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). "Melalui KURMA 2026, BI Kepri menargetkan peningkatan transaksi UMKM serta perluasan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Kepri," ujar Rony dalam bincang media, Selasa (3/3/2026).

Digelar di Batam dan Tanjungpinang

Kegiatan ini berlangsung di One Batam Mall, Batam, serta kawasan Gurindam 12, Tanjungpinang. Penyelenggaraan di dua kota utama tersebut diharapkan mampu menjangkau lebih banyak pelaku usaha dan masyarakat.

Pada pelaksanaan tahun ini, BI Kepri menargetkan transaksi penjualan UMKM sebesar Rp 2,5 miliar atau tumbuh sekitar 7,30 persen dibandingkan capaian 2025. Selain itu, business matching pembiayaan ditargetkan mencapai Rp 2,25 miliar atau meningkat 2,74 persen dari tahun sebelumnya.

Di sektor ekonomi syariah, BI Kepri menargetkan sertifikasi Juru Sembelih Halal (Juleha) bagi 10 peserta sebagai bagian dari penguatan ekosistem halal. Sementara pada aspek digitalisasi, volume transaksi QRIS ditargetkan menembus 40 ribu transaksi dengan nilai mencapai Rp 1,8 miliar.

BI Kepri juga mendorong peningkatan literasi ekonomi syariah melalui program edukasi yang melibatkan 100 peserta dengan target rata-rata nilai post test sebesar 85. "Kami ingin memastikan UMKM tidak hanya naik kelas dari sisi kualitas produk, tetapi juga dari sisi akses pembiayaan dan pemanfaatan pembayaran digital seperti QRIS," kata Rony.

Rangkaian Kegiatan Ramadan

KURMA 2026 menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari seremoni pembukaan, UMKM Expo dan bazar, peragaan busana, tausiyah dan seminar, hingga pasar murah. Selain itu, terdapat agenda business matching, kompetisi, pojok layanan, serta hiburan masyarakat yang diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi selama Ramadan.

Pada acara penutupan, sejumlah tokoh nasional dijadwalkan hadir, antara lain Tito Karnavian, Amalia Adininggar Widyasanti, serta Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Rony optimistis KURMA 2026 dapat menjadi katalis penguatan UMKM sekaligus memperluas adopsi pembayaran digital dan memperkuat ekosistem ekonomi serta keuangan syariah di Kepulauan Riau. "Kami optimistis KURMA 2026 di Batam dan Tanjungpinang mampu memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan UMKM dan perekonomian daerah," tutupnya.

Editor: Gokli