Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Buruan Daftar! Kemnaker Buka 20.000 Kuota Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1
Oleh : Redaksi
Senin | 02-03-2026 | 14:08 WIB
Batch-1.jpg Honda-Batam
Kemnaker menyiapkan 20.000 kuota peserta dalam Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1. (Kemnaker)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan 20.000 kuota peserta dalam Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1. Program ini digelar untuk meningkatkan kompetensi, produktivitas, disiplin, sikap, serta etos kerja masyarakat guna memasuki dunia kerja maupun merintis usaha.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa seluruh rangkaian pelatihan diselenggarakan secara gratis oleh pemerintah. Program ini diinisiasi untuk memperkuat kualitas angkatan kerja menuju visi SDM Unggul 2045.

"Program ini mengedepankan konsep link and match, sehingga pelatihan memiliki keterkaitan erat dengan dunia usaha dan industri. Lulusannya diharapkan dapat langsung memenuhi kebutuhan pasar kerja," ujar Airlangga dalam konferensi pers di Kantor Kemnaker, Jumat (27/2/2026).

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan bahwa secara keseluruhan Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 ditargetkan menjangkau lebih dari 70.000 peserta melalui tiga gelombang pelatihan. "Pada Batch 1, kami menyiapkan 20.000 kuota peserta. Pelatihan dilaksanakan serentak di 21 UPT Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) serta 13 Satuan Pelayanan Kemnaker di seluruh Indonesia," kata Yassierli.

Ia menjelaskan, program ini terbuka bagi masyarakat berusia minimal 17 tahun yang telah memiliki akun pada platform SIAPkerja. Untuk Batch 1, prioritas diberikan kepada lulusan SMA/SMK/MA sederajat tahun 2023 hingga 2025 guna menjawab kebutuhan pasar kerja sekaligus memastikan efektivitas sasaran program.

"Selain Program Pemagangan Nasional bagi lulusan perguruan tinggi, kami juga menyediakan alternatif pelatihan bagi lulusan SMA dan SMK agar dapat segera terserap di dunia kerja," ujarnya.

Pendaftaran Batch 1 dibuka melalui laman skillhub.kemnaker.go.id pada 23 Februari hingga 6 Maret 2026. Proses seleksi berlangsung pada 9–15 Maret 2026, pengumuman hasil seleksi pada 16 Maret 2026, dan pelatihan dijadwalkan mulai 1 April 2026.

Adapun bidang kejuruan yang tersedia meliputi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), kewirausahaan, manufaktur, otomotif, pariwisata, dan konstruksi. Program pelatihan mencakup Internet of Things (IoT), instalasi panel surya, pengelasan, pengoperasian mesin CNC, otomasi industri, kendaraan listrik, keamanan siber, pemasaran digital, smart farming, hingga pengolahan pangan industri.

Peserta akan memperoleh berbagai fasilitas, antara lain pelatihan dan makan siang gratis, bantuan transportasi, perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) melalui BPJS Ketenagakerjaan, sertifikat pelatihan dari BPVP, serta Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Fasilitas asrama juga disediakan sesuai kriteria dan ketersediaan.

Kemnaker berharap masyarakat segera memanfaatkan kesempatan ini, mengingat kuota terbatas dan proses seleksi dilakukan secara kompetitif berbasis kebutuhan industri.

Editor: Gokli