Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kemenkes Tegaskan Imunisasi MR Paling Efektif Cegah Campak, Cakupan Harus Merata
Oleh : Redaksi
Sabtu | 28-02-2026 | 14:08 WIB
imunisasi-MR.jpg Honda-Batam
Ilustrasi.

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) menegaskan bahwa imunisasi campak-rubella (MR) merupakan langkah paling efektif untuk mencegah penularan campak. Penegasan tersebut disampaikan dalam konferensi pers daring, Kamis (26/2/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2), dr Andi Saguni, menyatakan bahwa capaian imunisasi nasional terus ditingkatkan guna melindungi masyarakat dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

"Pencegahan campak sangat bergantung pada imunisasi yang lengkap dan merata. Ketika cakupan tinggi dan tidak ada wilayah yang tertinggal, rantai penularan bisa dihentikan," ujar dr Andi.

Menurut dia, Kemenkes memperkuat strategi melalui imunisasi rutin, imunisasi kejar, serta imunisasi tambahan di daerah dengan cakupan rendah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada kelompok masyarakat yang terlewat dari perlindungan vaksinasi.

Sementara itu, Konsultan Penyakit Infeksi dan Tropik Anak Departemen Ilmu Kesehatan Anak RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, dr Mulya Rahma Karyanti, mengingatkan pentingnya pemantauan data imunisasi hingga tingkat desa.

"Secara nasional capaian imunisasi MR sudah melampaui target. Namun, kasus campak masih dapat terjadi apabila terdapat desa atau wilayah dengan cakupan rendah. Kantong-kantong inilah yang harus menjadi fokus pencegahan," jelas dr Mulya.

Selain meningkatkan cakupan imunisasi, pemerintah juga memperkuat edukasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap gejala campak. Upaya tersebut diharapkan mampu menekan risiko penularan dan mencegah kejadian luar biasa di berbagai daerah.

Editor: Gokli