Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

BRK Syariah Ingatkan Nasabah Waspadai Phishing Jelang Idulfitri
Oleh : Aldy
Jum\'at | 27-02-2026 | 10:08 WIB
2702_waspadai-pissing-brk-2026.jpg Honda-Batam
BRK Syariah mengimbau nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan siber, khususnya modus penipuan berbasis phishing yang biasanya meningkat seiring tingginya transaksi digital. (Foto: BRK Syariah)

BATAMTODAY.COM, Pekanbaru - Menjelang Hari Raya Idulfitri, BRK Syariah mengimbau nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan siber, khususnya modus penipuan berbasis phishing yang biasanya meningkat seiring tingginya transaksi digital.

Aktivitas khas lebaran, seperti belanja daring, pembayaran kebutuhan hari raya, hingga pengiriman uang dinilai kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk melancarkan aksi penipuan. Modus yang digunakan antara lain berupa pesan atau tautan palsu yang mengatasnamakan pihak bank, disertai tawaran promo THR, hadiah lebaran, diskon belanja, hingga permintaan pembaruan data dengan alasan keamanan.

Phishing merupakan upaya mencuri data pribadi dan informasi perbankan korban, seperti nomor kartu, PIN, password, serta kode OTP, dengan cara mengelabui korban agar menyerahkan data tersebut. Pelaku biasanya menyamar sebagai lembaga resmi dengan tampilan logo dan desain yang dibuat seolah-olah meyakinkan.

Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan BRK Syariah, T.M Fadhly Kholis, menegaskan pihak bank tidak pernah meminta data rahasia nasabah melalui telepon, pesan singkat, email, maupun tautan pribadi.

"BRK Syariah mengimbau nasabah hanya menggunakan kanal resmi dan tidak mudah percaya pada pesan mencurigakan, terutama yang mengatasnamakan program khusus lebaran," ujar Fadhly, Rabu (25/2/2026).

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BRK Syariah, Fajar Restu Febriansyah, menambahkan, bahwa peningkatan kewaspadaan menjadi sangat penting menjelang hari raya Idulfitri.

"Setiap periode dengan lonjakan transaksi digital biasanya diikuti peningkatan upaya kejahatan siber. Karena itu, kami terus memperkuat sistem pengamanan, termasuk pemantauan transaksi secara real time dan penguatan mitigasi risiko berbasis teknologi," katanya.

Ia menegaskan, perlindungan optimal tidak hanya bertumpu pada sistem perbankan, tetapi juga pada kesadaran nasabah untuk menjaga kerahasiaan data pribadi. Prinsip kehati-hatian dan kepatuhan terhadap regulasi, lanjutnya, menjadi dasar utama dalam pengelolaan risiko perusahaan.

Sebagai langkah pencegahan, BRK Syariah juga menggencarkan edukasi kepada masyarakat melalui berbagai saluran komunikasi. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keamanan transaksi dan kepercayaan nasabah, khususnya pada periode dengan aktivitas keuangan tinggi.

Jika nasabah terlanjur menjadi korban phishing, bank mengimbau agar segera memblokir rekening atau layanan e-banking melalui call center resmi atau kantor cabang terdekat, mengganti seluruh password dan PIN, serta melaporkan kejadian tersebut kepada pihak bank dan aparat penegak hukum dengan melampirkan bukti pendukung.

BRK Syariah berharap masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman tanpa gangguan kejahatan siber. Manajemen menegaskan, keamanan transaksi merupakan tanggung jawab bersama antara bank dan nasabah demi terciptanya ekosistem keuangan yang aman dan terpercaya.

Editor: Gokli