Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Komdigi dan Indosat Luncurkan Sahabat-AI, Platform AI Lokal untuk Perkuat Kedaulatan Digital Indonesia
Oleh : Aldy
Kamis | 26-02-2026 | 11:28 WIB
sahabt-AI.jpg Honda-Batam
Komdigi bersama Indosat Ooredoo Hutchison resmi memperkenalkan Sahabat-AI, platform kecerdasan artifisial (AI) berbasis aplikasi yang dirancang untuk memperkuat ekosistem AI nasional yang berdaulat, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan lokal. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia bersama Indosat Ooredoo Hutchison resmi memperkenalkan Sahabat-AI, platform kecerdasan artifisial (AI) berbasis aplikasi yang dirancang untuk memperkuat ekosistem AI nasional yang berdaulat, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan lokal.

Sahabat-AI hadir sebagai platform terbuka yang dapat dimanfaatkan berbagai kalangan, mulai dari pelajar, kreator, pelaku usaha, hingga institusi publik. Aplikasi ini telah tersedia untuk perangkat Android dan iOS guna mempermudah adopsi teknologi AI di Indonesia.

Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, menegaskan bahwa peluncuran Sahabat-AI merupakan bagian dari strategi nasional dalam membangun kemandirian teknologi. "Sahabat-AI merupakan langkah penting dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia. Lebih dari itu, ini adalah wujud komitmen kami untuk memastikan tidak ada yang tertinggal dalam transformasi digital. Teknologi harus membuka akses bagi siapa pun, di mana pun, tanpa terhalang perbedaan bahasa maupun budaya," ujar Meutya.

Ia menambahkan, Indonesia membutuhkan teknologi AI yang dibangun dengan bahasa, nilai budaya, serta kepentingan bangsa sendiri. "Platform ini menjadi bukti bahwa Indonesia mampu menghadirkan teknologi yang relevan dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat. Saya mendorong seluruh lapisan masyarakat menggunakan Sahabat-AI dan menjadi bagian dari perjalanan perkembangan AI dalam negeri," katanya.

Secara teknis, Sahabat-AI mengusung kemampuan multi-model dan multi-modal dalam satu antarmuka terpadu. Pengguna dapat memanfaatkan fitur teks ke gambar, teks ke video, pencarian cerdas, bantuan pemrograman (coding), hingga analisis data secara komprehensif. Integrasi tersebut memungkinkan penggunaan AI secara lebih praktis dan aplikatif dalam aktivitas sehari-hari.

Platform ini dikembangkan dengan pendekatan "Si Paling Indonesia", yakni mengakar pada kekayaan bahasa, budaya, dan konteks lokal, serta diperkuat teknologi kelas dunia. Sahabat-AI juga dibangun melalui kolaborasi lintas sektor dalam ekosistem digital nasional.

Untuk menjamin penggunaan yang aman, Sahabat-AI dilengkapi mekanisme pengamanan berlapis (guardrails) yang selaras dengan norma sosial, nilai budaya, serta standar etika di Indonesia. Sistem ini dirancang untuk menjaga ruang digital tetap sehat sekaligus mendorong inovasi yang bertanggung jawab.

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menegaskan bahwa kehadiran Sahabat-AI merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberdayakan masyarakat Indonesia melalui teknologi.

"Sahabat-AI kami hadirkan bukan untuk Indosat, tetapi untuk Indonesia. Platform ini dibangun atas keyakinan bahwa teknologi harus membawa manfaat bagi semua orang. Dengan menjadikannya terbuka dan mudah diakses, kami menghadirkan fondasi inovasi yang dapat dimanfaatkan individu, startup, pelaku usaha, maupun institusi publik di seluruh penjuru negeri," ujar Vikram, dalam keterangan pers, Kamis (26/2/2026).

Peluncuran Sahabat-AI diharapkan menjadi tonggak penting dalam penguatan kedaulatan digital nasional sekaligus memperluas pemanfaatan AI sebagai alat pemberdayaan masyarakat dan pendorong prioritas pembangunan Indonesia.

Editor: Gokli