Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Konferensi SSEAYP 2026 di Bangkok Resmi Ditutup, Delegasi Indonesia Angkat Tema 'Merakit'
Oleh : Redaksi
Rabu | 18-02-2026 | 10:28 WIB
SSEAYP-2026.jpg Honda-Batam
Program The Ship for Southeast Asian and Japanese Youth Program (SSEAYP) 2026 resmi berakhir pada Senin malam, 16 Februari 2026. (Kemenpora)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Rangkaian The Conference of Government Representatives dalam program The Ship for Southeast Asian and Japanese Youth Program (SSEAYP) 2026 resmi berakhir pada Senin malam, 16 Februari 2026.

Acara penutupan berlangsung di Ballroom A Centara Hotel, Bangkok, Thailand, sekaligus menandai puncak diskusi dan perumusan langkah strategis program kepemudaan tersebut.

Sejak pagi hari, para delegasi menjalani agenda intensif yang diawali dengan Final Presentation dari enam Discussion Group (DG). Keenam kelompok tersebut membahas berbagai isu yang mengacu pada Sustainable Development Goals (SDGs) dan menghasilkan sejumlah rekomendasi inovatif yang diharapkan berkontribusi terhadap pembangunan global.

Memasuki siang hari, forum berlanjut dengan presentasi akhir Post Program Activity (PPA). PPA merupakan target capaian utama SSEAYP yang dirancang untuk diimplementasikan secara kolektif oleh delegasi dari 11 negara peserta setelah kembali ke negara masing-masing.

Delegasi Indonesia mengusung tema "Merakit: Meraih Asa untuk Bangkit" dalam presentasi PPA. Gagasan tersebut mendapat apresiasi positif dari peserta konferensi karena dinilai mendorong kolaborasi dan inovasi lintas negara.

Pada sesi sore, panitia menyerahkan sertifikat partisipasi kepada seluruh delegasi. Sertifikat tersebut disampaikan langsung oleh Administrator Cabinet Office of Japan, Makino Masahiro.

Dalam sambutannya, Makino menyampaikan penghargaan atas partisipasi aktif perwakilan pemerintah dan alumni dari negara-negara ASEAN dan Jepang. "Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas partisipasi aktif seluruh perwakilan pemuda ASEAN dan Jepang dalam konferensi ini," ujarnya.

Ia berharap program SSEAYP mampu melahirkan pemimpin masa depan yang membawa perubahan positif di kawasan. "Kami sangat berharap melalui program SSEAYP ini akan lahir pemimpin-pemimpin besar yang mampu membawa perubahan positif bagi kawasan. Selain itu, program ini diharapkan terus meningkatkan rasa persaudaraan, persahabatan, serta kesepahaman antara negara-negara ASEAN dan Jepang," tuturnya.

Rangkaian kegiatan hari terakhir ditutup dengan Farewell Party SSEAYP ke-49 pada malam hari. Setiap delegasi menampilkan pertunjukan seni dan budaya dari negara masing-masing dengan durasi maksimal tiga menit.

Kontingen Indonesia tampil memukau dengan membawakan medley lagu-lagu Indonesia dalam format akapela. Penampilan tersebut berhasil menghangatkan suasana dan mendapat sambutan meriah dari seluruh peserta konferensi.

Editor: Gokli