Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Gubernur Kepri Resmikan 7 Gedung Baru RSJKO EHD Tanjunguban, Perkuat Layanan Kesehatan Mental
Oleh : Harjo
Jum\'at | 13-02-2026 | 15:28 WIB
AR-BTD-9082-RSJKAO-EHD.jpg Honda-Batam
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, meresmikan penggunaan gedung IGD, fasilitas penunjang, serta ruang rawat inap jiwa tahap II di RSJKO Engku Haji Daud, yang berlokasi di Tanjunguban, Jumat (13/2/2026). (Foto: Harjo/Batamtoday)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, meresmikan penggunaan gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD), fasilitas penunjang, serta ruang rawat inap jiwa tahap II di RSJKO Engku Haji Daud, yang berlokasi di Tanjunguban, Jumat (13/2/2026).

Peresmian tersebut menandai rampungnya pembangunan tujuh gedung baru sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan mental di Provinsi Kepulauan Riau.

Ansar Ahmad menjelaskan pembangunan tahap II menelan anggaran sekitar Rp 54,3 miliar. Menurutnya, pembangunan fasilitas kesehatan mental menjadi kebutuhan mendesak seiring meningkatnya persoalan kesehatan jiwa akibat tekanan ekonomi, sosial, serta disrupsi digital yang terjadi secara global maupun nasional.

"Pembangunan rumah sakit ini menjadi salah satu upaya negara menghadirkan solusi yang lebih baik, baik dari sisi pelayanan maupun pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan," ujarnya.

Ia menambahkan keberhasilan sistem kesehatan tidak hanya diukur dari banyaknya kunjungan pasien, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga pola hidup sehat. Pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta masyarakat diminta bekerja sama membangun optimisme dan mendorong generasi muda agar terhindar dari berbagai permasalahan sosial, termasuk penyalahgunaan narkoba.

"Tenaga kesehatan harus melayani dengan hati. Saya mendapat informasi, ada lembaga pemasyarakatan yang hingga 70 persen penghuninya terjerat kasus narkoba. Ini tentu sangat memprihatinkan," katanya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau juga meningkatkan kualitas SDM dengan menyekolahkan 58 dokter agar mampu menangani berbagai persoalan kesehatan secara lebih profesional di masa depan. Ansar juga mengingatkan seluruh manajemen rumah sakit hingga puskesmas agar meningkatkan kualitas pelayanan yang humanis meski menghadapi keterbatasan.

Sementara itu, Direktur RSJKO EHD Tanjunguban, Asep Guntur Supari, mengatakan pembangunan tahap II mengusung tema "Bersama Mewujudkan Transformasi Kesehatan Mental yang Humanis". Tujuh gedung yang dibangun melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) meliputi IGD, ruang rawat inap lansia, anak dan remaja, serta fasilitas rehabilitasi psikososial khusus perempuan dan laki-laki.

"Total kapasitas RSJKO EHD saat ini mencapai 220 tempat tidur. Pembangunan fisik ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memperkuat kesehatan mental masyarakat demi mendukung kemajuan daerah," jelasnya.

Apresiasi juga disampaikan Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan RI, Sunarto. Ia menilai pembangunan fasilitas kesehatan tersebut berjalan baik dan tepat sasaran. "Anggaran dari pemerintah pusat harus dimanfaatkan semaksimal mungkin agar rumah sakit terus berkembang hingga mencapai layanan tingkat utama," ujarnya.

Sunarto menambahkan pemerintah pusat tengah menyiapkan regulasi baru yang akan mengarahkan seluruh rumah sakit menjadi rumah sakit umum dengan keunggulan layanan masing-masing, guna memperkuat sistem kesehatan nasional.

Editor: Gokli