Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Mendikdasmen Tekankan Sekolah Aman, Nyaman dan ASRI sebagai Kunci Pendidikan Bermutu
Oleh : Redaksi
Selasa | 10-02-2026 | 10:28 WIB
mendikdasmen.jpg Honda-Batam
Mendikdasmen Abdul Mu'ti. (Kemdikdasmen)

BATAMTODAY.COM, Surabaya - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, menegaskan bahwa pendidikan bermutu harus dibangun melalui lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan berkarakter.

Menurutnya, sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer pengetahuan, tetapi juga ruang pembentukan keberanian intelektual, ketangguhan spiritual, serta kepekaan sosial peserta didik.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangkaian kunjungan kerja Mendikdasmen di Jawa Timur pada Sabtu (8/2/2026), yang diisi dengan penguatan nilai pendidikan dan karakter melalui kegiatan pengajian akbar bersama sivitas pendidikan dan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Mendikdasmen mengaitkan penguatan pendidikan dengan program nasional Indonesia yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang baru dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai sekolah memiliki peran strategis sebagai ruang pembiasaan nilai-nilai ASRI sejak dini.

"Sekolah yang aman dan nyaman juga harus menjadi sekolah yang asri. Lingkungan yang bersih, sehat, sejuk, dan tertata akan mendukung suasana belajar yang menyenangkan sekaligus membentuk kebiasaan hidup tertib dan bertanggung jawab pada peserta didik," ujar Abdul Mu'ti.

Ia menjelaskan, pembiasaan menjaga kebersihan, pengelolaan sampah, pengurangan penggunaan plastik, hingga penciptaan ruang kelas yang nyaman merupakan bagian dari integrasi semangat Indonesia ASRI dalam lingkungan pendidikan.

Selain aspek fisik, Mendikdasmen juga menekankan pentingnya keamanan intelektual di sekolah. Menurutnya, peserta didik harus merasa aman untuk menyampaikan pendapat dan tidak takut melakukan kesalahan dalam proses belajar.

"Sekolah yang aman adalah sekolah di mana anak-anak merasa tenang untuk belajar, berani menyampaikan pendapat, dan tidak takut melakukan kesalahan," katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya keamanan spiritual melalui pembinaan nilai keimanan dan moral secara berkelanjutan melalui keteladanan dan pembiasaan. Di sisi lain, keamanan sosial menjadi perhatian serius, terutama dalam upaya menekan kasus perundungan melalui budaya saling menghormati, empati, dan tanggung jawab bersama.

Dalam kunjungannya ke SMP-SMA Amanatul Ummah, Mendikdasmen mengapresiasi praktik pembentukan karakter yang diterapkan di lingkungan pesantren. Ia menilai ikrar rutin yang dibacakan peserta didik dan pendidik menjadi fondasi kuat dalam membangun disiplin dan tanggung jawab.

"Ikrar yang tadi dibacakan itu luar biasa dan sangat mendukung program kami, terutama terkait larangan merokok. Ini bisa menjadi contoh nasional," ungkapnya.

Dalam rangkaian kunjungan yang sama, Mendikdasmen juga meresmikan gedung baru sekolah dasar di Kota Surabaya sebagai bentuk dukungan terhadap terciptanya lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Ia menegaskan bahwa pembangunan fisik sekolah harus diiringi dengan upaya menciptakan rasa aman secara fisik, intelektual, spiritual, dan sosial bagi peserta didik.

"Yang kita bangun bukan hanya gedung yang kokoh, tetapi karakter yang kuat. Dari situlah kita berharap lahir generasi Indonesia yang cerdas secara intelektual, matang secara sosial, dan kuat secara spiritual," pungkas Abdul Mu'ti.

Editor: Gokli