Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Dorong Akuisisi Nasabah dan UMKM, Funding Officer BRK Syariah Prospek Langsung di CFD Pekanbaru
Oleh : Aldy Daeng
Senin | 02-02-2026 | 14:28 WIB
Prospek.jpg Honda-Batam
Funding officer BRK Syariah terjun langsung melakukan prospek dan pendekatan kepada masyarakat serta pelaku usaha di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan Gajah Mada, Minggu (1/2/2026). (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Pekanbaru - PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) menutup rangkaian Pelatihan, Evaluasi, dan Monitoring Funding Officer Tahun 2026 Wilayah Riau Daratan dengan menggelar praktik lapangan di kawasan Car Free Day (CFD) Pekanbaru, Minggu (1/2/2026).

Kegiatan ini difokuskan untuk mendorong akuisisi nasabah serta memperluas jangkauan layanan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dalam praktik lapangan tersebut, para funding officer BRK Syariah terjun langsung melakukan prospek dan pendekatan kepada masyarakat serta pelaku usaha di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan Gajah Mada. Momentum CFD dimanfaatkan sebagai media implementasi hasil pelatihan, khususnya dalam memperkuat kemampuan komunikasi dan pemasaran produk perbankan syariah.

Para peserta aktif memperkenalkan beragam produk dan layanan BRK Syariah, termasuk sistem pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Sejumlah pedagang dan pelaku UMKM menyambut positif layanan tersebut karena dinilai memudahkan transaksi non-tunai, aman, dan sejalan dengan kebutuhan usaha di era digital.

Selain menghadirkan layanan Oto Banking BRK Syariah, kegiatan pemasaran di ruang publik ini juga dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau yang menghadirkan Mobil Samsat Keliling (Samkel), serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau melalui Mobil SiMolek untuk mendukung edukasi dan literasi keuangan kepada masyarakat.

Kegiatan praktik lapangan tersebut turut dihadiri dan ditutup langsung oleh Pelaksana Tugas Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus. Dalam arahannya, Helwin menekankan pentingnya peran aktif funding officer dalam membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.

"Kehadiran kita di ruang publik seperti CFD bukan semata-mata untuk memasarkan produk, tetapi juga untuk memberikan edukasi keuangan syariah serta mendorong peningkatan inklusi keuangan di tengah masyarakat," ujar Helwin.

Pemimpin Divisi Dana dan Digital Banking BRK Syariah, Edi Wardana, mengatakan praktik lapangan menjadi bagian penting dalam pembentukan kompetensi funding officer agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan nasabah secara langsung.

"Kegiatan ini dirancang agar funding officer tidak hanya memahami konsep di ruang pelatihan, tetapi juga mampu mengimplementasikannya di lapangan. Di sini mereka belajar membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menawarkan solusi yang relevan bagi nasabah dan UMKM," kata Edi.

Sebelumnya, Pelatihan, Evaluasi, dan Monitoring Funding Officer Tahun 2026 Wilayah Riau Daratan telah dilaksanakan selama empat hari, mulai 29 Januari hingga 1 Februari 2026, bertempat di Ballroom Menara Dang Merdu BRK Syariah, dengan melibatkan sekitar 100 pegawai dari berbagai fungsi layanan.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, BRK Syariah menargetkan peningkatan produktivitas funding, penguatan kompetensi sumber daya insani, serta percepatan transformasi digital layanan perbankan syariah yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan pelaku UMKM.

Editor: Gokli