Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Audiensi dengan BP Batam, KADIN Siap Berpartisipasi Aktif Dukung Pengembangan Ekonomi Batam
Oleh : Redaksi
Sabtu | 31-01-2026 | 11:28 WIB
3101_kadin-audiensi-bp-batam.jpg Honda-Batam
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad beserta jajaran, saat menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi jajaran pengurus baru KADIN Kota Batam dan KADIN Provinsi Kepri, Selasa sore (27/1/2026). (BP Batam)

BATAMTODAY.COM, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi jajaran pengurus baru Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Batam dan KADIN Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa sore (27/1/2026).

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal penguatan sinergi antara regulator dan pelaku usaha dalam menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi Batam pada 2026.

Rombongan KADIN dipimpin Ketua KADIN Kota Batam periode 2025-2030, Roma Nasir Hutabarat dan Ketua KADIN Provinsi Kepri periode 2026-2031, Mustava. Audiensi diterima langsung oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad di lingkungan BP Batam.

Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan peran strategis KADIN sebagai mitra pemerintah dalam mendorong investasi serta meningkatkan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia memaparkan bahwa selama 11 bulan kepemimpinannya, indikator makro ekonomi Batam menunjukkan kinerja yang positif.

"Pertumbuhan ekonomi Batam pada triwulan ini mencapai 6,89 persen, meningkat dibandingkan tahun lalu sebesar 6,6 persen. Realisasi investasi juga menembus Rp 68,3 triliun atau sekitar 115 persen dari target yang ditetapkan. Ini menunjukkan tata kelola pembangunan sudah berada di jalur yang benar," ujar Amsakar.

Menurut Amsakar, capaian tersebut turut berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, yang tercermin dari penurunan tingkat pengangguran dan angka kemiskinan di Kota Batam.

Meski demikian, ia mengingatkan masih terdapat sejumlah tantangan domestik yang perlu menjadi perhatian bersama, seperti penanganan banjir, ketersediaan air bersih, serta pengelolaan sampah. Amsakar menekankan pentingnya investasi yang berorientasi pada keberlanjutan dan memperhatikan daya dukung lingkungan.

Menanggapi isu global, Amsakar juga merespons kekhawatiran KADIN terkait kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat yang berdampak pada industri panel surya, termasuk di Batam. Ia mendorong pelaku usaha untuk melakukan diversifikasi pasar.

"Saya mendorong KADIN agar tidak hanya bergantung pada pasar Amerika. Kita harus mencari pasar alternatif dan baru. Batam memiliki potensi besar untuk menembus berbagai negara tujuan ekspor," tegasnya.

Sementara itu, Ketua KADIN Kota Batam Roma Nasir Hutabarat menyampaikan apresiasi atas keterbukaan BP Batam dalam melibatkan pelaku usaha dalam perencanaan pembangunan ekonomi daerah. "Kami berkomitmen menciptakan iklim usaha yang kondusif agar laju investasi di Batam pada 2026 terus meningkat," kata Roma.

Hal senada disampaikan Ketua KADIN Provinsi Kepri Mustava. Ia menegaskan kesiapan KADIN untuk berperan aktif dan bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung arah pembangunan Batam ke depan.

"Batam membutuhkan kolaborasi yang kuat. KADIN siap berpartisipasi aktif, berbagi program, dan memastikan setiap langkah kami selaras dengan tujuan pengembangan Batam di masa depan," ujar Mustava.

Audiensi tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk melakukan pertukaran dan sinkronisasi program secara berkala guna memastikan Batam tetap menjadi destinasi investasi unggulan di kawasan Asia Tenggara.

Pertemuan ini turut dihadiri Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam Fary Djemy Francis, Direktur Investasi BP Batam Dendi Gustinandar, Direktur Pembangunan Infrastruktur Boy Zasmita, serta 16 pengurus KADIN.

Editor: Gokli