Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Pemko Batam Raih Dua Penghargaan BKPM, Realisasi Investasi 2025 Lampaui Target Rp 69,3 Triliun
Oleh : Aldy
Sabtu | 31-01-2026 | 10:48 WIB
dua-penghargaan2.jpg Honda-Batam
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, saat menerima dua penghargaan dalam ajang Batam Investment Gala 2026 yang digelar di Hotel Marriott Batam, Kamis (29/1/2026) malam. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - Pemerintah Kota Batam kembali menorehkan prestasi nasional dengan meraih dua penghargaan dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yakni Capaian Realisasi Investasi Melampaui Target Tahun 2025 serta Anugerah Pengembangan Iklim Investasi Tahun 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Wakil Kepala BKPM, Todo Tua Pasaribu, kepada Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, dalam ajang Batam Investment Gala 2026 yang digelar di Hotel Marriott Batam, Kamis (29/1/2026) malam.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga pemangku kepentingan lainnya. Sepanjang tahun 2025, realisasi investasi di Batam tercatat mencapai Rp69,3 triliun atau melampaui target Indikator Kinerja Utama (IKU) sebesar Rp 60 triliun.

"Realisasi investasi Batam mencapai 115,5 persen dari target yang ditetapkan. Ini merupakan buah kerja keras bersama sekaligus wujud kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Batam," ujar Amsakar.

Selain capaian investasi, Amsakar juga memaparkan kinerja positif sejumlah indikator makro ekonomi daerah. Pertumbuhan ekonomi Batam hingga triwulan III tahun 2025 tercatat sebesar 6,89 persen dan diproyeksikan menembus angka 7 persen pada laporan akhir yang akan dirilis Februari mendatang.

Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam juga mengalami peningkatan dari 83,3 menjadi 83,8, sekaligus menjadi yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau.

Batam Investment Gala 2026 turut dirangkai dengan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman strategis. Salah satunya kerja sama antara BP Batam dan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) terkait pemanfaatan produk serta layanan perbankan untuk mendukung efisiensi pelayanan publik dan operasional BP Batam.

Selain itu, Kementerian UMKM, PT BRI, dan BP Batam juga menandatangani nota kesepahaman tentang kolaborasi perluasan akses pembiayaan dan investasi bagi pelaku UMKM di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.

Wakil Menteri UMKM, Helvi Moraza, mengungkapkan bahwa Batam menjadi daerah dengan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau. Hingga 2025, total penyaluran KUR di Batam mencapai Rp940 miliar kepada lebih dari 10 ribu pelaku UMKM.

"Kami berkomitmen mendorong UMKM lokal agar mampu masuk ke dalam rantai pasok industri besar melalui dukungan akses permodalan yang lebih luas," kata Helvi.

Sementara itu, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todo Tua Pasaribu, memberikan apresiasi atas kinerja investasi Batam yang dinilainya memiliki daya saing tinggi di tingkat global. "Jika dibandingkan dengan kota otonom lainnya, Batam berada di posisi teratas. Nilai investasi sebesar Rp69 triliun hampir setara dengan Jakarta Pusat yang merupakan kota administratif," ujar Todo.

Dalam kesempatan tersebut, Todo juga mengumumkan rencana penempatan Desk Investasi dan Pelayanan Perizinan pertama di Batam pada tahun 2026 sebagai implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2025.

Acara ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam, Salim; Kepala DPMPTSP Batam, Reza Khadafi; jajaran direksi BRI, Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI) Ahmad Ma'ruf Maulana, serta sejumlah tokoh pengusaha nasional. Momentum tersebut semakin menegaskan posisi Batam sebagai salah satu pusat pertumbuhan investasi strategis di Indonesia.

Editor: Gokli