Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kemenkes Kirim 527 Relawan TCK Batch 3 Perkuat Layanan Kesehatan Pascabencana di Aceh
Oleh : Redaksi
Selasa | 20-01-2026 | 13:08 WIB
relawan-kesehatan1.jpg Honda-Batam
Sebanyak 527 relawan Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) Batch 3 sebelum terbang ke Provinsi Aceh, penugasan selama 18-31 Januari 2026. (Kemenkes)

BATAMTODAY.COM, Banten - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kembali menugaskan sebanyak 527 relawan Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) Batch 3 guna memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat pascabencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh. Penugasan tersebut dikoordinasikan oleh Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes dan berlangsung selama 18-31 Januari 2026.

Relawan TCK Batch 3 akan ditempatkan di sembilan kabupaten dan kota prioritas, yakni Kabupaten Bireuen, Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tengah, Gayo Lues, Bener Meriah, Aceh Tamiang, serta Kabupaten Pidie.

Pelepasan ratusan relawan itu dilakukan oleh Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) Kemenkes, dr Yuli Farianti, pada Minggu (18/1/2026) di Terminal 3 Gate 4 Bandara Soekarno-Hatta, Banten.

Dalam arahannya, dr Yuli Farianti menyampaikan bahwa kondisi di lapangan pada fase penugasan Batch 3 menunjukkan perbaikan dibandingkan tahap awal penanganan bencana. Sejumlah fasilitas kesehatan dan layanan masyarakat mulai kembali beroperasi, meskipun kewaspadaan tetap diperlukan.

"Meski situasi sudah mulai membaik, saya mengingatkan seluruh relawan untuk tetap mengutamakan keselamatan, menjaga kewaspadaan, dan menumbuhkan empati dalam melayani masyarakat," ujar dr Yuli.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama dan koordinasi dengan tenaga kesehatan setempat serta tim pendamping dari pusat selama menjalankan tugas di wilayah terdampak bencana. "Jaga diri, jaga rekan, dan jaga institusi kalian," pesannya.

Sementara itu, Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, Agus Jamaludin, menjelaskan bahwa relawan TCK Batch 3 terdiri atas tenaga kesehatan dan nonkesehatan. Mereka meliputi dokter, dokter gigi, dokter spesialis, psikolog klinis, perawat, tenaga gizi, tenaga kesehatan lingkungan, serta tenaga pendukung lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

Agus menambahkan, selain berasal dari Jakarta, relawan juga direkrut dari sejumlah daerah lain, termasuk dari wilayah Makassar dan sekitarnya. "Atas nama Kementerian Kesehatan, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh relawan TCK. Selamat bertugas dan berikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Aceh," tutup dr Yuli.

Editor: Gokli