Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Jawa Tengah Dinilai Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026
Oleh : Redaksi
Selasa | 20-01-2026 | 12:08 WIB
MTQ-2026.jpg Honda-Batam
Provinsi Jawa Tengah resmi ditetapkan sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 715 Tahun 2025 tertanggal 14 Juli 2025. (Kemenag)

BATAMTODAY.COM, Semarang - Provinsi Jawa Tengah dinilai telah menunjukkan kesiapan yang matang dalam menyambut penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026.

Penilaian tersebut disampaikan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, dalam Rapat Koordinasi Persiapan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 yang digelar di Auditorium Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Semarang, Senin (19/1/2026).

Abu Rokhmad menyatakan, kesiapan sejak tahap awal menjadi fondasi penting agar MTQ Nasional dapat berlangsung dengan baik serta meninggalkan kesan positif secara nasional. Berdasarkan hasil pemantauan, Jawa Tengah dinilai sebagai salah satu daerah yang paling siap dalam aspek perencanaan, koordinasi, dan dukungan pemerintah daerah.

"Dari seluruh persiapan yang kami pantau, Jawa Tengah termasuk yang paling siap. Perencanaannya matang, koordinasinya berjalan baik, dan dukungan pemerintah daerahnya sangat kuat," ujar Abu Rokhmad.

Ia menegaskan, MTQ Nasional tidak semata-mata dipahami sebagai ajang perlombaan membaca dan menghafal Al-Qur'an, tetapi juga sebagai ruang strategis untuk memperkuat syiar Islam yang menyejukkan. Oleh karena itu, seluruh rangkaian kegiatan perlu dirancang secara komprehensif dan memiliki nilai kebermanfaatan bagi masyarakat.

"MTQ Nasional harus menjadi ruang edukasi keagamaan yang bermutu, menghadirkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sosial, serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas," tegasnya.

Selain itu, Abu Rokhmad menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, baik antara kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, maupun unsur masyarakat. Menurutnya, koordinasi yang solid akan memastikan penyelenggaraan MTQ berjalan tertib, khidmat, dan berkelas.

Ia juga mendorong penguatan kegiatan pendukung di luar arena perlombaan, seperti pameran dan expo. Keterlibatan perguruan tinggi, satuan kerja, serta pelaku usaha lokal dinilai dapat memperluas dampak MTQ Nasional, termasuk dari sisi ekonomi.

"MTQ Nasional bukan hanya kegiatan keagamaan, tetapi juga memiliki potensi dampak ekonomi, mulai dari sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pariwisata," kata Abu Rokhmad.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab, menegaskan komitmen penuh seluruh jajaran di daerah untuk menyukseskan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026. Ia menyebut, MTQ Nasional merupakan agenda nasional yang menjadi tanggung jawab bersama.

"MTQ Nasional adalah kehormatan sekaligus amanah besar. Kami berkomitmen menyiapkannya dengan sebaik-baiknya agar penyelenggaraannya berjalan lancar dan bermartabat," ujar Saiful Mujab.

Ia menjelaskan, pembagian tugas antarinstansi di tingkat provinsi telah dilakukan melalui rapat koordinasi. Kanwil Kemenag Jawa Tengah mendapat mandat strategis untuk mendukung sukses penyelenggaraan sekaligus mendorong capaian prestasi kafilah Jawa Tengah.

"Kami sepakat MTQ Nasional harus sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi. Kanwil Kemenag Jawa Tengah siap mendukung target tersebut," tegasnya.

Saiful Mujab menambahkan, persiapan juga difokuskan pada pembinaan peserta secara berkelanjutan agar kafilah Jawa Tengah dapat tampil optimal dan kompetitif di tingkat nasional. Ia juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban, kebersamaan, dan kekhidmatan selama pelaksanaan MTQ.

"Kami ingin MTQ Nasional di Jawa Tengah menjadi ajang yang tertib, edukatif, dan memberi inspirasi bagi masyarakat serta mencerminkan semangat moderasi beragama," katanya.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Dirjen Bimas Islam, jajaran Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Jawa Tengah, Kanwil Kemenag Jawa Tengah, serta unsur pemerintah daerah dan instansi terkait. Selain membahas teknis pelaksanaan, rapat juga mengulas konsep pembukaan dan penutupan agar dikemas secara menarik dan berkesan.

Provinsi Jawa Tengah resmi ditetapkan sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 715 Tahun 2025 tertanggal 14 Juli 2025. Dengan dukungan infrastruktur, pengalaman panjang dalam penyelenggaraan kegiatan keagamaan, serta sinergi kuat antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama, Jawa Tengah optimistis mampu menghadirkan MTQ Nasional yang lancar, khidmat, dan berprestasi.

Editor: Gokli