Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Disdukcapil Anambas Serahkan Data Agregat Kependudukan ke KPU
Oleh : em/dd
Selasa | 11-12-2012 | 08:37 WIB

ANAMBAS, batamtoday - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menyerahkan data agregat kependudukan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).


"Kita telah serahkan data agregat kependudukan per kecamatan atau DAK2 ke KPU Anambas," ujar Kepala Dinas Kependudukan Pemkab Anambas, Agus Basir, kepada wartawan, Senin(10/12/2012) di ruangan kerjanya.

Agus Basir menambahkan, DAK2 merupakan hal mendasar dalam pemilihan umum anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah(DPD) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) tahun 2014.

"Data ini akan menjadi acuan bagi KPU dalam pemilihan DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas. Hal ini sesuai dengan Undang-undang No 8 Tahun 2012 yang harus kita sukseskan bersama-sama," ujarnya.

Data agregat kependudukan akan menjadi bahan KPU dalam menentukan daerah pemilihan (DApil) DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas. Data agregat bersumber dari database kependudukan sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK).

"Dari 7 kecamatan Kabupaten Kepulauan Anambas total jumlah penduduk kita 43.993 jiwa. Jumlah tersebut terdiri dari Kecamatan Siantan, 12.091, Kecamatan Palmatak 12.013, Kecamatan Siantan Timur 3.980, Siantan Selatan 3.979, Jemaja Timur 2.270, Jemaja 6.417 dan Kecamatan Siantan Tengah 3.243," papar Agus Basir.

Sedangkan data hasil perekaman e-KTP Kabupaten Kepulauan Anambas terhitung tanggal 6 Desember 2012 berjumlah 25.049 jiwa.

"Target kita dalam perekaman e-KTP 27.282 jiwa namun yang berhasil terekam baru 25.049, dan masih ada tersisa sedikit lagi yang belum tapi akan kita selesaikan dalam waktu dekat ini," kata Agus Basir.

Data agregat kependudukan adalah data yang telah dimutakhirkan serta telah diintegrasikan dengan data hasil prekaman e-KTP oleh Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kementerian Dalam Negeri.

"Dua hari sebelum Rakernas persiapan penyerahan DAK2 antara Mendagri dengan gubernur, walikota, bupati seluruh Indonesia, kita telah serahkan data agregat kepada KPU," katanya.

Apabila masih terdapat perbedaan data, lanjut Agus Basir, antara database kependudukan dengan DAK2 maka akan terus diintegrasikan untuk keperluan persiapan data penduduk potensial pemilihan Pemilu.

"Kita akan tetap koordinasi dengan KPU, jika masih ada perbedaan data agregat apalagi untuk keperluan Pemilu kita siap membantu agar pelaksanaan Pemilu kedepan berjalan dengan baik dan lancar," kata Agus.