Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Rosan Roeslani Terpilih sebagai Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah, Fery Juliantono Ketua Harian
Oleh : Redaksi
Minggu | 11-01-2026 | 16:08 WIB
1101_Rosan-Roeslani-syariah.jpg Honda-Batam
Musyawarah Nasional (Munas) VII MES, pada Minggu (11/1/2026) (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani sebagai Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono sebagai Ketua Harian MES, yang ditetapkan melalui Musyawarah Nasional (Munas) VII MES, pada Minggu (11/1/2026).

Munas VII MES digelar sebagai momentum strategis untuk merumuskan arah kebijakan baru dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Terpilihnya Rosan dan Ferry sebagai pimpinan MES diharapkan dapat memajukan organisasi tersebut.

Sejalan dengan cita-cita itu, Ferry menegaskan pemerintah berkomitmen meningkatkan sinergi dengan berbagai pihak, khususnya koperasi. Hal ini diharapkan dapat terus mendorong peran koperasi berbasis syariah sebagai pilar pertumbuhan ekonomi nasional.

"Munas VII Masyarakat Ekonomi Syariah ini kami nilai sebagai momentum strategis untuk merumuskan arah kebijakan dan program yang berkelanjutan serta inklusif," kata Ferry, di Ballroom Menara BRIlian, Jakarta, dikutip pada Minggu (11/1/2026)

Menurut Ferry, saat ini sudah banyak contoh dan praktik baik dari koperasi-koperasi berbasis syariah yang sukses mengembangkan ekosistem bisnisnya sehingga dapat menjadi tumpuan bagi pengembangan ekonomi masyarakat.

Sebagai contoh, Koperasi Pondok Pesantren Al-Ittifaq di Ciwidey Bandung yang sukses mengembangkan ekosistem bisnis di sektor pertanian.

"Saat ini juga banyak dari koperasi pondok pesantren yang kita minta untuk menjadi kakak asuh bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk memastikan program prioritas pemerintah dapat berjalan dengan baik," ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Rosan menambahkan, sejalan dengan tujuan MES untuk menjadikan ekonomi syariah sebagai sistem ekonomi berkeadilan dan sesuai prinsip syariah, ia menekankan pentingnya membumikan program agar manfaatnya lebih dirasakan oleh masyarakat dari seluruh kalangan.

"Bagaimana kita membumikan program kita sehingga lebih dirasakan manfaatnya," ujarnya.

Rosan juga menyinggung inisiatif pembangunan Kampung Haji yang digagas bersama pemerintah. Program ini menjadi salah satu upaya nyata pemerintah untuk memastikan kualitas layanan ibadah Haji khususnya dari Indonesia dapat lebih baik.

"Ini langkah konkret dan positif yang bisa sangat bersinergi dengan MES. Insyaallah tahun ini di kuartal IV akan kita mulai pembangunannya," kata Rosan.

Terakhir, Rosan menutup dengan doa dan harapan agar kepengurusan baru MES dapat membawa berkah dan kemajuan bagi organisasi. Ia berharap dukungan dan sinergi dengan berbagai pihak agar berbagai program strategis pemerintah ataupun program prioritas dari MES dapat terlaksana dengan baik.

"Tentunya bagaimana tugas dan tanggung jawab ini bisa dijalankan dengan baik yaitu dengan bersama-sama. Tidak mungkin bisa dikerjakan kalau kita kerja sendiri-sendiri. Mohon bantuannya, mohon masukannya," tutur Rosan.

Sebagai informasi, acara ini juga turut dihadiri oleh oleh Wakil Presiden RI ke-13 sekaligus Dewan Pembina MES KH Ma’ruf Amin. Hadir juga sejumlah tokoh penting, antara lain Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Dewan Pengawas Danantara Erick Thohir, Wakil Ketua Dewan Pengawas BPI Danantara Mualiman Darmansyah Hadad, serta Ketua Pelaksana Munas VII MES La Nyala Mataliti.

Editor: Surya