Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Topang Ekonomi Daerah, Penerimaan Bea Cukai Batam 2025 Lampaui Target hingga 157 Persen
Oleh : Redaksi
Kamis | 08-01-2026 | 11:28 WIB
bc-btm-2025.jpg Honda-Batam
Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - Kinerja Bea Cukai Batam sepanjang tahun 2025 memberikan kontribusi signifikan terhadap penguatan ekonomi daerah dan nasional. Melalui optimalisasi penerimaan negara, peningkatan kualitas pelayanan, serta pengawasan yang terukur, Bea Cukai Batam berhasil mencatat realisasi penerimaan sebesar Rp 938,79 miliar atau 157,90 persen dari target yang ditetapkan.

Capaian tersebut melampaui target penerimaan tahun 2025 sebesar Rp594,55 miliar dan menjadi indikator positif di tengah dinamika perekonomian serta aktivitas perdagangan di kawasan Batam sebagai pusat industri dan logistik nasional.

"Capaian ini menunjukkan komitmen Bea Cukai Batam dalam menjaga keseimbangan antara fungsi penerimaan negara, fasilitasi perdagangan, dan perlindungan masyarakat," demikian disampaikan Bea Cukai Batam dalam keterangan resminya, Selasa (6/1/2026).

Kontribusi terbesar penerimaan berasal dari bea keluar sebesar Rp 463,31 miliar yang tumbuh signifikan hingga 146,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, bea masuk tercatat sebesar Rp 401,84 miliar atau tumbuh 3,39 persen, serta cukai sebesar Rp 73,65 miliar dengan pertumbuhan 93,93 persen secara tahunan.

Pertumbuhan penerimaan tersebut didorong oleh peningkatan aktivitas ekspor-impor, penguatan pengawasan administrasi kepabeanan, serta penegakan hukum yang berdampak langsung pada optimalisasi penerimaan negara. Sepanjang 2025, Bea Cukai Batam juga mencatat penerimaan tambahan melalui Surat Penetapan Tarif dan Nilai Pabean serta mekanisme penegakan hukum lainnya.

Dari sisi pengawasan, nilai barang hasil penindakan sepanjang tahun 2025 mencapai Rp243,21 miliar, dengan potensi kerugian negara yang berhasil dicegah sebesar Rp 61,91 miliar. Langkah ini dinilai berperan penting dalam menciptakan iklim usaha yang sehat dan berkeadilan bagi pelaku industri dan perdagangan di Batam.

Selain menopang penerimaan negara, peningkatan kualitas pelayanan turut mendukung efisiensi ekonomi. Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Bea Cukai Batam berada pada kategori "Sangat Baik" dengan nilai 3,68 dari 4, seiring dengan intensifikasi komunikasi dan pendampingan kepada pelaku usaha melalui ratusan kegiatan audiensi dan Customs Visit Customer.

Bea Cukai Batam menegaskan, capaian kinerja sepanjang 2025 menjadi fondasi kuat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya Batam sebagai kawasan perdagangan bebas dan pintu gerbang ekspor nasional.

Ke depan, Bea Cukai Batam berkomitmen terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan aparat penegak hukum guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, meningkatkan daya saing industri, serta menjaga stabilitas penerimaan negara.

Editor: Gokli