Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Emas Perhiasan Sumbang Inflasi Sebanyak 11 Bulan di 2025
Oleh : Redaksi
Senin | 05-01-2026 | 18:28 WIB
Emas-Perhiasan1.jpg Honda-Batam
Ilustrasi.

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat komoditas emas perhiasan menjadi penyumbang inflasi bulanan sebanyak 11 kali sepanjang 2025.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengatakan selama Januari hingga Desember 2025, komoditas dari komponen harga bergejolak dan komponen inti memiliki frekuensi yang lebih sering muncul sebagai komoditas utama penyumbang inflasi bulanan.

"Emas perhiasan memberikan sumbangan andil inflasi tahunan terbesar pada 2025. Komoditas ini menjadi komoditas utama penyumbang inflasi bulanan sebanyak 11 kali di 2025," ujar Pudji dalam konferensi pers virtual, Senin (5/1/2025).

Pudji mengatakan inflasi kumulatif hingga Desember 2025 atau year to date (ytd) tercatat sebesar 2,92 persen. Angka ini lebih tinggi dibanding inflasi ytd Desember 2021 hingga 2024, kecuali pada 2022.

Ia mengatakan harga emas dunia terus berlanjut sampai akhir 2025. Harga rata-rata emas 2025 sebesar US$3.442 per troy ons. Angka itu naik dari US2.388 per troy ons pada 2024.

Sementara itu, harga emas Antam juga naik. Harga emas Antam tembus Rp 2,515 juta per gram pada Senin (5/1/2025). Berdasarkan situs Logam Mulia, emas Antam naik Rp 27 ribu dari Rp 2,488 juta per gram.

Sumber: CNN Indonesia
Editor: Yudha