Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Arus Penumpang Kapal di Pelabuhan Batam Selama Nataru 2026 Masih Didominasi Rute Internasional
Oleh : Redaksi/Alex
Jumat | 02-01-2026 | 08:28 WIB
0201_pelabuhan-batam-centre.jpg Honda-Batam
Suasana penumpang di Pelabuhan Internasional Batam Center. (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - Pergerakan penumpang kapal di wilayah kerja Badan Pengusahaan (BP) Batam selama masa angkutan laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Jalur internasional tercatat masih menjadi penyumbang terbesar dalam arus penumpang.

Hingga H1+5 atau per 30 Desember 2025, jumlah penumpang kapal pada rute internasional mencapai 316.236 orang. Angka tersebut meningkat sekitar 22 persen dibandingkan periode Angkutan Nataru tahun sebelumnya.

Lonjakan tertinggi terjadi pada penumpang berangkat melalui terminal ferry internasional yang tumbuh hingga 30 persen. Sementara itu, penumpang yang datang tercatat meningkat 15 persen. Kenaikan ini didominasi oleh pergerakan penumpang pada rute Singapura dan Malaysia melalui Terminal Ferry Internasional Batam Center dan Harbour Bay.

Di sisi lain, arus penumpang kapal rute domestik selama periode Nataru tercatat sebanyak 205.487 orang atau mengalami pertumbuhan 6,7 persen dibandingkan Nataru 2025. Dari jumlah tersebut, penumpang berangkat mencapai 107.209 orang atau naik 5,3 persen, sedangkan penumpang datang sebanyak 98.278 orang atau meningkat 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, menjelaskan bahwa dominannya pergerakan penumpang pada rute internasional tidak terlepas dari jarak waktu pelaksanaan Nataru yang berdekatan dengan Angkutan Lebaran 2026.

"Kondisi ini mendorong masyarakat untuk menunda perjalanan mudik dan memilih melakukannya pada Angkutan Lebaran 2026, sehingga arus penumpang domestik pada periode Nataru relatif lebih terkendali," ujar Benny dalam keterangan resminya, Rabu (31/12/2025).

Meski demikian, BP Batam melalui Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan terus memastikan kelancaran layanan selama periode Angkutan Laut Nataru 2026. Salah satunya dengan berkoordinasi bersama agen pelayaran untuk penambahan armada kapal, baik untuk rute domestik maupun internasional, guna mengantisipasi lonjakan penumpang.

Selain itu, BP Batam juga mengoperasikan Posko Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di seluruh terminal ferry sebagai pusat koordinasi lintas instansi. Sistem pengawasan pelabuhan melalui CCTV pun telah terintegrasi dengan Pusat Informasi Transportasi (PUSINTRANS) Kementerian Perhubungan untuk mendukung pemantauan arus penumpang secara real time.

Benny menambahkan, puncak peningkatan penumpang terjadi pada 25 Desember 2025 dan diperkirakan kembali terjadi pada 4 Januari 2026. Namun demikian, lonjakan tersebut dapat dikelola dengan baik berkat koordinasi lintas instansi, kesiapan armada, serta penerapan sistem e-ticketing digital.

Sementara itu, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan pihaknya akan terus melakukan evaluasi hingga berakhirnya masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

"Evaluasi selama Nataru ini menjadi pijakan penting dalam memperkuat kesiapan menghadapi Angkutan Lebaran 2026, baik dari sisi infrastruktur, layanan, maupun sistem operasional. Dengan persiapan yang lebih matang, kami berharap pelayanan kepelabuhanan ke depan dapat berjalan lebih aman, optimal, dan terkendali," kata Amsakar.

Editor: Gokli