Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kemenpar Dorong Penerapan Pariwisata Berkualitas untuk Pembangunan Berkelanjutan
Oleh : Redaksi
Sabtu | 27-12-2025 | 13:48 WIB
Gusti-Ayu.jpg Honda-Batam
Asisten Deputi Manajemen Strategis Kemenpar, I Gusti Ayu Dewi Hendriyani, dalam diskusi daring “Ruang Diskusi Strategis ke-12: Penerapan Quality Tourism di Indonesia” yang digelar di Jakarta. (Kemenpar)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus mendorong pelaku usaha dan pemangku kepentingan pariwisata untuk memperkuat penerapan serta pengembangan pariwisata berkualitas sebagai pendekatan utama dalam pembangunan pariwisata nasional yang berkelanjutan.

Asisten Deputi Manajemen Strategis Kemenpar, I Gusti Ayu Dewi Hendriyani, menyampaikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir sektor pariwisata Indonesia menunjukkan tren pemulihan dan pertumbuhan yang positif. Namun, menurutnya, pertumbuhan tersebut belum cukup untuk menjawab tantangan jangka panjang di sektor pariwisata.

"Ke depan, pembangunan pariwisata harus diarahkan pada pendekatan yang lebih berkualitas, berkelanjutan, dan inklusif agar mampu merespons tantangan lingkungan, sosial budaya, serta memberikan manfaat ekonomi yang lebih merata bagi masyarakat," ujar Dewi dalam diskusi daring Ruang Diskusi Strategis ke-12: Penerapan Quality Tourism di Indonesia di Jakarta, Senin (22/12/2025).

Dewi menegaskan bahwa pariwisata berkualitas tidak identik dengan pariwisata kelas atas atau berbiaya mahal. Konsep ini, kata dia, menitikberatkan pada kualitas pengalaman wisatawan, kualitas destinasi dan tata kelola, kualitas sumber daya manusia serta layanan, hingga kualitas dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan yang dihasilkan.

"Pariwisata berkualitas merupakan kerangka strategis agar pembangunan pariwisata benar-benar memberi nilai tambah bagi masyarakat, menjaga keberlanjutan destinasi, dan meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global," katanya.

Ia juga mengajak seluruh peserta diskusi, termasuk jajaran pejabat dan pegawai di lingkungan Kementerian Pariwisata, untuk terus meningkatkan kapasitas dan berkontribusi aktif dalam mewujudkan pariwisata Indonesia yang berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia, Tri Yanuarti, mengungkapkan bahwa tren pariwisata global saat ini mengarah pada personalisasi pengalaman wisata dan perjalanan jarak dekat (short haul), yang sejalan dengan konsep pariwisata berkualitas. Tren tersebut didukung oleh digitalisasi dalam perencanaan perjalanan serta dipengaruhi perubahan perilaku masyarakat pascapandemi COVID-19.

"Pandemi COVID-19 membawa perubahan signifikan terhadap perilaku masyarakat yang pada akhirnya memengaruhi preferensi mereka dalam melakukan perjalanan wisata," ujar Tri.

Sejalan dengan hal tersebut, Tri menegaskan komitmen Bank Indonesia dalam mendukung pengembangan pariwisata berkualitas di Tanah Air. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penguatan UMKM pariwisata dengan berbagai stimulus, pemberian stimulus pembiayaan melalui kebijakan insentif likuiditas makroprudensial, serta dukungan promosi investasi dan kunjungan wisata.

"Kami turut mendorong promosi investasi dan pariwisata, baik di dalam negeri melalui kantor perwakilan Bank Indonesia di daerah, maupun di luar negeri melalui kantor perwakilan Bank Indonesia di mancanegara," kata Tri.

Editor: Gokli