Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Percepat Serapan Tenaga Kerja di Tengah Lonjakan Investasi, BP Batam Luncurkan Aplikasi MANTAB
Oleh : Aldy
Senin | 08-12-2025 | 15:08 WIB
0812_Aplikasi-MANTAB-bp-batam.jpg Honda-Batam
Badan Pengusahaan (BP) Batam resmi meluncurkan aplikasi Manajemen Talenta Batam (MANTAB) di Balairung Sari, Gedung BP Batam, Senin (8/12/2025). (Foto: Aldy)

BATAMTODAY.COM, Batam - Di tengah derasnya aliran investasi yang terus tumbuh, Kota Batam masih menghadapi tantangan serius berupa tingginya angka pengangguran. Untuk menjembatani kebutuhan tenaga kerja terampil dengan peluang industri, Badan Pengusahaan (BP) Batam resmi meluncurkan aplikasi Manajemen Talenta Batam (MANTAB).

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan bahwa aplikasi MANTAB dirancang sebagai solusi untuk menghubungkan pencari kerja dengan perusahaan secara lebih terarah dan berbasis kompetensi. "MANTAB ini mengoneksikan pencari kerja dan pemberi kerja melalui sistem rekrutmen yang menitikberatkan pada kompetensi dan keterampilan," ujar Amsakar saat peluncuran di Balairung Sari, Gedung BP Batam, Senin (8/12/2025).

Amsakar menegaskan, inovasi digital ini merupakan langkah strategis untuk menekan pengangguran di tengah tingginya arus penduduk masuk ke Batam. Ia menilai bahwa besar kecilnya investasi tidak otomatis berbanding lurus dengan serapan tenaga kerja lokal tanpa dukungan sistem rekrutmen yang tepat.

Deputi Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, menambahkan bahwa MANTAB hadir pada momentum yang tepat. Apalagi Batam kini memiliki sekitar 1.900 perusahaan aktif di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, logistik, hingga teknologi, serta ditopang 31 kawasan industri dan 135 galangan kapal.

"Investasi tumbuh dan ekonomi berkembang, tetapi tenaga kerja belum sepenuhnya mampu menjawab kebutuhan industri. Ini paradoks yang harus kita selesaikan," ujar Fary.

Aplikasi MANTAB memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) untuk memetakan kompetensi pencari kerja. Sistem ini memungkinkan pencocokan otomatis antara profil pelamar dengan kebutuhan industri sehingga proses rekrutmen berlangsung lebih cepat, efisien, dan terstandar.

BP Batam juga berencana bekerja sama dengan berbagai perguruan tinggi untuk menyediakan beragam sertifikasi nasional maupun internasional. Langkah ini diharapkan mampu mencetak tenaga kerja lokal yang memenuhi standar global.

"Upaya ini merupakan bagian dari komitmen kami meningkatkan serapan tenaga kerja yang selaras dengan pertumbuhan ekonomi Batam," kata Fary.

Pertumbuhan investasi di Batam menunjukkan tren positif dan mencapai Rp 54,7 triliun hingga triwulan III 2025 atau 91 persen dari target tahun ini. Namun, peningkatan tersebut belum sepenuhnya diikuti oleh penyerapan tenaga kerja lokal. Saat ini, tingkat pengangguran terbuka masih berada di level 7,68 persen atau sekitar 50-51 ribu orang.

Editor: Gokli