Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,6 Persen Lewat HARBOLNAS dan Program Diskon Nasional
Oleh : Redaksi
Senin | 08-12-2025 | 14:48 WIB
harbolas.jpg Honda-Batam
Menko Airlangga Hartarto, dalam Peluncuran HARBOLNAS 2025 di Gandaria City Mall, Kamis (4/12/2025). (Kemenko Perekonomian)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Pemerintah memperkuat laju konsumsi masyarakat untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi 2025 dengan mengandalkan sektor perdagangan daring dan luring, seiring kontribusi konsumsi rumah tangga yang mencapai 53,14% terhadap PDB pada Triwulan III-2025.

Pemerintah terus meningkatkan daya dorong ekonomi nasional menjelang akhir tahun melalui penguatan sektor perdagangan dan konsumsi rumah tangga. Data terbaru menunjukkan optimisme masyarakat tetap terjaga. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Oktober 2025 berada di level 121,2, naik dari 115,0 pada September. Sementara itu, Indeks Penjualan Riil (IPR) tumbuh 3,7% (yoy), didorong peningkatan penjualan suku cadang, aksesori, makanan, minuman, tembakau, serta barang rekreasi dan budaya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa berbagai risiko global sudah tercermin pada stabilitas rupiah, suku bunga, dan penyaluran kredit. "Kami berharap UMKM dapat terus meningkatkan produksinya ke depan," ujarnya dalam Peluncuran HARBOLNAS 2025 di Gandaria City Mall, Kamis (4/12/2025).

Untuk memperkuat konsumsi, pemerintah menjalankan strategi ganda: mendorong belanja offline melalui kolaborasi dengan Aprindo (EPIC Sale) dan HIPPINDO (BINA Indonesia Great Sale), serta mengakselerasi belanja online melalui dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Hari Belanja Online Nasional (HARBOLNAS).

Selama lebih dari 10 tahun, HARBOLNAS menjadi motor penggerak belanja digital. Pada 2024, nilai transaksi mencapai Rp 31,2 triliun dengan kontribusi produk lokal sebesar 51,6%. Tahun ini, HARBOLNAS menargetkan transaksi Rp35 triliun dan partisipasi 1.000 UMKM.

"Program ini mendorong penguatan konsumsi di Desember. Target belanja nasional bulan ini mencapai Rp 110 triliun, dengan harapan memberi dorongan signifikan pada produk lokal," kata Airlangga.

HARBOLNAS 2025 berlangsung pada 10-16 Desember dengan tema #NyatakanCintaNusantara. Tema ini menegaskan komitmen pemerintah memperkuat perdagangan digital dan meningkatkan eksposur produk lokal. Pencatatan transaksi dipantau independen oleh Nielsen IQ untuk menjamin transparansi.

Untuk memperluas daya beli, pemerintah juga meluncurkan Program Diskon Transportasi Nasional, mencakup:

  • Kereta Api: diskon 30%
  • Angkutan Laut (PELNI): diskon 20% kelas ekonomi
  • Penyeberangan (ASDP): pembebasan 100% tarif jasa kepelabuhanan (setara diskon rata-rata 19%)
  • Angkutan Udara: diskon 13–14%

Kebijakan ini diharapkan mendorong mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun dan menopang pertumbuhan ekonomi pada Triwulan IV-2025. "Dengan meningkatnya mobilitas, konsumsi dapat menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi. Target kuartal IV berada di kisaran 5,4 - 5,6 persen," tutup Menko Airlangga.

Acara peluncuran turut dihadiri Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad, Deputi Ali Murtopo Simbolon, Staf Ahli Haryo Limanseto, serta Ketua Umum idEA Hilmi Adrianto.

Editor: Gokli