Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

BP Batam-OIKN Bahas Perencanaan Infrastruktur Modern dan Berkelanjutan di IKN
Oleh : Redaksi/Alex
Sabtu | 06-12-2025 | 16:28 WIB
bp-oikn.jpg Honda-Batam
BP Batam-OIKN memperkuat kerja sama melalui Forum Group Discussion (FGD) yang membahas perencanaan infrastruktur modern, andal, dan berkelanjutan di kawasan IKN. (BP Batam)

BATAMTODAY.COM, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menggelar FGD bertema Perencanaan Infrastruktur yang Modern, Handal, dan Berkelanjutan di Kantor Kemenko 3 IKN, Kamis hingga Jumat (4-5/12/2025).

Kegiatan ini dibuka oleh Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, dan dihadiri Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, serta Sekretaris OIKN, Bimo Adi Nursanthyasto.

FGD tersebut menghadirkan dua narasumber utama, yakni Staf Khusus Kepala OIKN Bidang Perencanaan Pembangunan, Imam Santoso Ernawi, dan Kepala Biro SDM dan Humas OIKN, Moh Zamroni. Sejumlah pejabat eselon II, III, dan IV BP Batam yang membidangi infrastruktur turut mengikuti kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Mouris menyampaikan bahwa kunjungannya ke IKN menjadi kesempatan strategis untuk memperdalam wawasan terkait perencanaan dan pengembangan infrastruktur modern. Ia terkesan dengan kemajuan pembangunan yang telah terwujud di kawasan ibu kota negara tersebut.

"Saat tiba di IKN dan melihat infrastrukturnya, saya semakin yakin bahwa tujuan kami mempelajari sistem perencanaan dan pengembangan infrastruktur di sini sudah sangat tepat," ujar Mouris.

OIKN diketahui menerapkan delapan prinsip pembangunan wilayah, yaitu: Mendesain Sesuai Kondisi Alam; Bhinneka Tunggal Ika; Terhubung, Aktif, dan Mudah Diakses; Rendah Emisi Karbon; Sirkuler dan Tangguh; Aman dan Terjangkau; Kenyamanan dan Efisiensi Berbasis Teknologi; serta Peluang Ekonomi untuk Semua. Prinsip-prinsip tersebut menjadi fondasi IKN sebagai kota berkelanjutan, simbol identitas nasional, dan motor pertumbuhan ekonomi masa depan.

Mouris menegaskan bahwa prinsip pembangunan IKN dapat menjadi referensi bagi BP Batam dalam merancang infrastruktur yang mampu menjawab kebutuhan jangka panjang. "Infrastruktur harus dipersiapkan tidak hanya untuk menjawab persoalan hari ini, tetapi juga tantangan masa depan," jelasnya.

Ia menambahkan, hasil pembelajaran dari OIKN akan diupayakan untuk diimplementasikan dalam pembangunan infrastruktur Batam ke depan.

Sebagai bagian dari studi lapangan, rombongan BP Batam juga akan mengunjungi sejumlah titik strategis di IKN, termasuk Istana IKN, Rusun OIKN, Multi-Utility Tunnel, Jembatan dan Dermaga Logistik, Bandara IKN, IPAL dan TPST KIPP, PLTS IKN, serta Instalasi Pengolahan Air dan Bendungan Sepaku Semoi.

Mouris meyakini FGD dan kunjungan ini dapat memperkuat kolaborasi antarlembaga dan melahirkan inovasi pembangunan yang bermanfaat bagi kedua wilayah. "Kami yakin kerja sama antara BP Batam dan OIKN akan menghadirkan kemajuan di bidang infrastruktur," imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris OIKN, Bimo Adi Nursanthyasto, menyampaikan apresiasi atas kunjungan BP Batam. Ia berharap diskusi selama dua hari ini dapat memberi perspektif baru bagi kedua pihak. "Semoga pertemuan ini menjadi ruang tukar gagasan yang produktif dan menambah referensi bagi BP Batam dalam memajukan wilayahnya," tutur Bimo.

Editor: Gokli