Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

BP Batam dan BTP Mantapkan Penerapan Single Port Operator di Dermaga Utara Batu Ampar
Oleh : Redaksi/Alex
Jum\'at | 05-12-2025 | 11:28 WIB
Single-Port-Operator.jpg Honda-Batam
Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam berkolaborasi dengan PT BTP menggelar sosialisasi penerapan Single Port Operator untuk Dermaga Utara Terminal Peti Kemas (TPK) Batu Ampar di AP Premier Hotel, Kamis (20/11/2025). (BP Batam)

BATAMTODAY.COM, Batam - BP Batam bersama PT Batam Terminal Petikemas (BTP) mulai mematangkan penerapan Single Port Operator di Dermaga Utara Terminal Peti Kemas Batu Ampar, sebuah langkah strategis yang dinilai akan meningkatkan efisiensi logistik dan memperkuat daya saing Batam di tingkat nasional maupun internasional.

Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam berkolaborasi dengan PT BTP menggelar sosialisasi penerapan Single Port Operator untuk Dermaga Utara Terminal Peti Kemas (TPK) Batu Ampar di AP Premier Hotel, Kamis (20/11/2025). Program ini menjadi salah satu agenda strategis dalam modernisasi pelabuhan serta peningkatan kualitas layanan kepelabuhanan.

Inisiatif tersebut melanjutkan kerja sama BP Batam dan BTP dalam pengembangan operasional Dermaga Utara, sekaligus mengukuhkan kehadiran Batu Ampar Container Terminal (BACT) melalui penandatanganan Perjanjian Operasi sebagai bagian dari penguatan tata kelola terminal secara terintegrasi.

Transformasi Pelabuhan Batu Ampar Masuki Tahap Strategis

Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, mewakili Kepala BP Batam, menegaskan bahwa penerapan Single Port Operator telah melalui kajian komprehensif guna menjawab tuntutan dinamika industri global. Ia menyebut, Batu Ampar saat ini menangani sekitar 84 persen arus peti kemas Batam dengan volume 568.000 TEUs pada 2024.

"Transformasi Single Port Operator ini kami siapkan sebagai langkah strategis untuk membawa Batu Ampar menjadi pelabuhan modern yang lebih efisien, terintegrasi, dan berdaya saing," ujar Benny.

Ia menambahkan, tata kelola berbasis teknologi akan memastikan Batu Ampar siap menghadapi pertumbuhan industri dan memperkuat posisinya sebagai hub logistik nasional maupun internasional.

Penyelarasan SOP dan Komitmen Operator

Sosialisasi turut menghadirkan pemaparan dari BACT mengenai penyelarasan Standard Operating Procedures (SOP) baru. Pembaruan SOP tersebut mencakup seluruh tahapan layanan, mulai dari pra-kedatangan hingga operasional lapangan, yang dirancang untuk memberikan layanan lebih cepat, akurat, dan konsisten.

CEO BACT, Hsin Kai Huang, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjalankan model operasional terintegrasi ini. "BACT berkomitmen penuh mendukung transformasi ini melalui layanan yang lebih terarah, lebih cepat, dan berstandar internasional," ujarnya.

Direktur BTP, Capt Basori Alwi, menutup sesi sosialisasi dengan menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. "Transformasi ini hanya bisa berhasil bila kita melangkah bersama. BTP berkomitmen memberikan proses yang lebih sederhana, lebih jelas, dan lebih efisien bagi seluruh pengguna jasa," katanya.

Modernisasi Dermaga Utara Batu Ampar

Saat ini, Dermaga Utara telah dilengkapi fasilitas modern untuk mendukung peningkatan kapasitas dan kecepatan layanan. Fasilitas tersebut mencakup:

  • Panjang dermaga 1.032 meter
  • Kapasitas tahunan 900.000 TEUs
  • 5 quay crane
  • 12 rubber-tyred gantry crane
  • 10 electric terminal truck (akan ditingkatkan menjadi 25 unit)

Modernisasi fasilitas tersebut diharapkan dapat mempercepat waktu sandar kapal, meningkatkan keandalan layanan, dan menurunkan biaya logistik secara signifikan.

Dampak bagi Daya Saing Logistik Batam

Dengan penerapan Single Port Operator, Pelabuhan Batu Ampar diharapkan mampu mengakselerasi integrasi layanan dan meningkatkan efisiensi operasional. Langkah ini diyakini menjadi katalis bagi peningkatan investasi, pergerakan perdagangan, dan pertumbuhan ekonomi Batam di masa mendatang.

Pelabuhan Batu Ampar kini berada di jalur transformasi besar menuju pelabuhan modern yang mampu bersaing di tingkat global.

Editor: Gokli