Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Fokus Buka Akses Daerah Terisolir

Polri Kerahkan 17 Armada Udara dan Laut Percepat Bantuan ke Aceh-Sumut-Sumbar
Oleh : Redaksi
Selasa | 02-12-2025 | 14:48 WIB
heli-polri.jpg Honda-Batam
Polri mengerahkan 17 armada udara dan laut untuk mempercepat penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. (Humas Polri)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Polri mengerahkan kekuatan penuh untuk mempercepat penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dengan operasi udara dan laut secara terintegrasi.

Sebanyak 3 pesawat angkut, 5 helikopter, dan 9 kapal patroli Polair telah diterjunkan ke rute-rute bantuan kemanusiaan guna memastikan suplai logistik segera menjangkau wilayah-wilayah terisolir. Mobilisasi besar ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat pemulihan dan menjamin kebutuhan mendesak warga tidak tertunda.

Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa pendistribusian logistik kini diprioritaskan melalui jalur udara mengingat banyaknya akses darat yang masih terputus. "Pesawat dan helikopter kami gerakkan untuk memastikan bantuan tiba secepat mungkin. Di banyak titik, jalur darat belum dapat dilalui, sehingga percepatan melalui udara menjadi kunci," ujar Trunoyudo di Jakarta, Senin (1/12/2025).

Ia menambahkan, operasi udara telah berlangsung bertahap sejak beberapa hari terakhir. "Helikopter telah melakukan airdrop bahan pokok di berbagai titik Tapanuli dan daerah yang masih terisolir lainnya. Fokus kami adalah memastikan suplai tidak berhenti," jelasnya.

Operasi Udara: 5 Helikopter untuk Evakuasi dan Distribusi

Lima helikopter dikerahkan dengan pembagian rute sebagai berikut:

  1. AW169/P-3303 - distribusi logistik ke wilayah Aceh (PIC AKBP Dian Didik, 4 kru)
  2. Dauphin AS365 N3/P-3103 - rute bantuan ke Sumbar (PIC AKP Asep Saepudin, 4 kru)
  3. NBO-105/P-1112 - mobilisasi bantuan ke Sumut (PIC AKP Doni, 4 kru)
  4. Bell 429/P-3203 - pengiriman cepat dan evakuasi (PIC Kompol Ali Hasbi, 4 kru)
  5. Bell 412EP/P-3002 - operasi inspeksi dan distribusi terpadu (PIC Kompol Asran Koto, 5 kru)

Operasi Laut: 9 Kapal Polair Perkuat Jalur Suplai

Sembilan kapal Polair juga memperkuat suplai logistik dari jalur laut, di antaranya:

  • KP Wisanggeni-8005 (A2) - rute Aceh, labuh di CT-1 BPKS Sabang
  • KP Antareja-7007 (A3) - rute Sumut–Sumbar via Pelabuhan Perikanan Sibolga
  • KP Anis Kembang-4001 (B3) - rute Sumut via Pelindo Belawan
  • KP Lory-3018 (C1) - rute Sumut via Dermaga Panton Bagan Asahan
    Tambahan dukungan kapal dari Polda Kepri dan Polda Riau turut memperkuat jalur suplai dari sisi pesisir.

Operasi Pesawat: 3 Armada Udara Percepat Mobilisasi

Tiga pesawat angkut logistik Polri yang terlibat meliputi:

  • CN295/P-4501 - distribusi Aceh–Sumbar (PIC Kompol Rahman A, 7 kru)
  • Fokker 27 MK50/P-4401 - rute Jambi–Sumut (PIC AKBP Stefanus, 7 kru)
  • Boeing 737-800NG/P-7301 - dukungan koordinasi penanganan di Sumut (PIC AKBP Troy Adam, 19 kru)

Dengan total 17 armada udara dan laut, Polri memastikan jalur distribusi bantuan tetap berjalan, wilayah terisolir dapat kembali terbuka, serta operasi tanggap darurat berlangsung cepat dan tepat sasaran. Polri menegaskan bahwa pengiriman bantuan akan terus dilanjutkan hingga seluruh kebutuhan kritis warga terdampak terpenuhi.

Editor: Gokli