Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kemenpar Siapkan 65 Paket Wisata untuk Dongkrak Pergerakan Wisatawan Saat Libur Nataru 2025
Oleh : Redaksi
Kamis | 27-11-2025 | 16:08 WIB
2711_kemenpar-paket-wisata-2025.jpg Honda-Batam
Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (26/11/2025). (Kemenpar)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Kementerian Pariwisata menyiapkan 65 paket wisata untuk mendorong pergerakan wisatawan dan menggerakkan perekonomian nasional selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Paket-paket tersebut mencakup 10 Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) serta beragam destinasi unggulan di luar kawasan prioritas.

Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Enik Ernawati atau Ni Luh Puspa, dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu (26/11/2025), menjelaskan bahwa seluruh paket disusun untuk memenuhi preferensi wisatawan yang beragam, sekaligus mendorong target 1,3 juta wisatawan mancanegara dan sekitar 100 juta perjalanan wisatawan nusantara pada Desember 2025.

Ia menambahkan, selain paket wisata, pemerintah juga menggelar sejumlah event terkurasi di berbagai daerah guna meningkatkan minat kunjungan selama libur Nataru.

"Dengan adanya diskon tiket berbagai moda transportasi, kami berharap pergerakan wisata terus meningkat dan berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi pada kuartal akhir 2025," ujar Ni Luh Puspa.

Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, dalam kesempatan yang sama memaparkan kebijakan diskon tarif lintas moda. Pemerintah memberikan diskon 20 persen untuk tiket kapal PELNI pada periode pembelian 17 Desember 2025-10 Januari 2026, diskon 30 persen untuk tiket kereta api pada keberangkatan 22 Desember 2025-10 Januari 2026, serta diskon 13-14 persen untuk tiket pesawat kelas ekonomi pada periode yang sama.

"Kebijakan diskon ini diharapkan mempermudah mobilitas masyarakat selama liburan sekaligus memperkuat dampak ekonomi sektor pariwisata," kata Suntana.

Konferensi pers tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Budi Santoso, serta Wakil Menteri Investasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu sebagai bentuk koordinasi lintas kementerian dalam memperkuat sektor pariwisata menjelang akhir tahun.

Editor: Gokli