Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

BP Batam dan 21 Unsur FKPD Kukuhkan Komitmen Pengamanan Investasi di Kawasan KPBPB
Oleh : Redaksi/Alex
Rabu | 19-11-2025 | 11:28 WIB
Pengamanan-Investasi.jpg Honda-Batam
Penandatanganan Komitmen Bersama, BP Batam dengan 21 unsur FKPD untuk memperkuat sinergitas dan soliditas dalam menjaga investasi serta keamanan di Kawasan KPBPB Batam, pada Selasa (18/11/2025) di Grand Mercure Hotel Batam. (Foto: BP Batam)

BATAMTODAY.COM, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Rapat Koordinasi dan Komitmen Bersama dengan 21 unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) untuk memperkuat sinergitas dan soliditas dalam menjaga investasi serta keamanan di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam. Pertemuan berlangsung di Grand Mercure Hotel Batam, Selasa (18/11/2025).

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, memimpin langsung penandatanganan Komitmen Bersama tersebut. Seluruh komandan utama FKPD yang memiliki keterkaitan dalam pengamanan kawasan turut serta menandatangani dokumen tersebut.

Komitmen ini disusun untuk meningkatkan efektivitas pengamanan kawasan melalui pola koordinasi lintas instansi yang cepat, terukur, dan konsisten. Dengan adanya sinergi tersebut, diharapkan pencegahan aktivitas ilegal, penanganan konflik secara antisipatif, serta penindakan yang memberikan efek jera dapat berjalan lebih optimal. Upaya ini juga ditujukan untuk menjaga kawasan hutan Batam sebagai aset strategis negara dari ancaman perambahan, pencemaran, dan berbagai kegiatan ilegal lainnya.

Amsakar menyampaikan apresiasi terhadap peran Tim Terpadu yang diprakarsai Direktorat Pengamanan Aset BP Batam dalam menekan aktivitas ilegal di wilayah Batam. Ia menekankan bahwa tata kelola pemerintahan saat ini menuntut setiap instansi meninggalkan ego sektoral dan mengutamakan kolaborasi agar pembangunan dapat berjalan konsisten.

"Saya berterima kasih atas kinerja seluruh pemangku kepentingan yang hadir. Sinergi ini menjadikan Batam tetap aman dan kondusif," ujar Amsakar.

Namun, ia mengingatkan bahwa kerja sama ini tidak boleh berhenti pada seremonial. Sebagai pusat industri dan investasi dengan target pertumbuhan ekonomi di atas dua persen dari rata-rata nasional, Batam memiliki tantangan besar, mulai dari ancaman perambahan hutan hingga pencemaran lingkungan.

Amsakar berharap penandatanganan komitmen ini dapat memperkuat respons cepat dan meningkatkan soliditas antarinstansi dalam mengamankan kawasan KPBPB Batam. "Hari ini menjadi penanda pengamanan kawasan yang lebih efektif dan sinergi yang semakin erat," tambahnya.

Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan bahwa komitmen ini merupakan langkah nyata dalam menyusun aksi bersama untuk mewujudkan kawasan KPBPB yang aman, kondusif, dan inklusif. Ia menuturkan bahwa BP Batam telah melakukan pemantauan langsung terhadap berbagai potensi gangguan dan aktivitas ilegal yang menjadi ancaman bagi lingkungan dan keamanan.

"Kami melihat secara langsung berbagai indikasi aktivitas ilegal. Ini menjadi perhatian serius bagi BP Batam untuk menjaga keseimbangan alam dan keamanan wilayah," jelasnya.

Li Claudia juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga kelestarian hutan dan lingkungan. Menurutnya, kawasan hutan yang ditetapkan sebagai Hutan Tetap berfungsi menjaga ketersediaan air dan udara. Aktivitas ilegal di kawasan tersebut dapat meningkatkan risiko bencana seperti erosi, banjir, dan longsor.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan narasumber dari Ditreskrimsus Polda Kepri, Detasemen Polisi Militer I/6 Batam, dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kepri.

Penandatanganan Komitmen Bersama diikuti oleh 23 komandan utama FKPD, antara lain Kepala BP Batam, Wakil Kepala BP Batam, Kapolda Kepri, Komandan Kodaeral IV, Direktur Pengamanan Aset, Dansat Brimobda Kepri, Kapolresta Barelang, Dandim 0316/Batam, Danlanud Hang Nadim, Kasatpol PP, Kepala PSDKP Batam, Kepala Bakamla Batam, Kepala DLH Kota Batam, Kepala BKSDA Batam, Kepala DLHK Provinsi Kepri, Kepala Kanwil BPN Provinsi Kepri, serta sejumlah komandan satuan TNI dan Polri lainnya.

Melalui komitmen bersama ini, BP Batam dan seluruh unsur FKPD menegaskan kesiapan memperkuat pengamanan kawasan demi terciptanya iklim investasi yang sehat dan stabil di Kota Batam.

Editor: Gokli